Gorontalo

Realisasi Pendapatan Capai 99,75 Persen, Pemprov Gorontalo Diapresiasi Mendagri

×

Realisasi Pendapatan Capai 99,75 Persen, Pemprov Gorontalo Diapresiasi Mendagri

Share this article
Realisasi Penadapatan Capai 99,75 Persen, Pemprov Gorontalo Diapresiasi Mendagri
Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel.

Hargo.co.id, GORONTALO – Capaian Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun 2025, yang telah mencapai 99,75 persen, mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.

Berita Terkait:  Gorontalo Urutan Pertama Realisasi Pendapatan se-Indonesia, Gusnar-Idah Cetak Sejarah

Hal ini disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 secara daring, Rabu (24/12/2025).

Berdasarkan laporan Badan Keuangan Provinsi Gorontalo melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang disampaikan ke Kemendagri per 23 Desember 2025, realisasi pendapatan sudah mencapai 99,75 persen.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lantik Bupati dan Wabup Gorut Terpilih Periode 2025-2030

Adapun untuk persentase realisasi belanja sudah berada pada posisi 84 persen.

“Mendagri mengapresiasi dan memuji realisasi yang kita capai, karena tidak banyak provinsi yang pendapatannya di atas 95 persen. Dengan capaian ini, realisasi pendapatan kita masuk lima besar dan untuk belanja ada di zona hijau atau 10 besar,” jelas Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel.

Berita Terkait:  714 Warga Binaan di Gorontalo dapat Remisi, Wagub Idah: Bentuk Apresiasi Pemerintah

Sukril mengungkapkan bahwa dengan realisasi itu, maka pendapatan yang telah berhasil dikumpulkan oleh Pemprov Gorontalo

mencapai Rp 1,679 triliun dari target sebesar Rp 1,683 triliun.

Berita Terkait:  Pulih dari Operasi Lutut, Wagub Idah Tetap Aktif Dukung UMKM Gorontalo di KKI 2026

Sukril optimis dengan sisa waktu beberapa hari menjelang tahun anggaran 2025 berakhir, realisasi itu akan mencapai 100 persen.

Menurutnya salah satu penopang tingginya realisasi pendapatan Provinsi Gorontalo berasal dari pos pendapatan asli daerah (PAD). Realisasi PAD mencapai Rp442 miliar atau melampaui target sebesar Rp412 miliar.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kapasitas Pengelola Perpustakaan, Dinas Arpus Gelar Bimtek Literasi Informasi

“Tingginya capaian PAD ini dipengaruhi oleh kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang beberapa kali dilaksanakan sepanjang tahun 2025,” pungkasnya.

Tingginya realisasi pendapatan dan belanja ini menunjukkan pengelolaan keuangan daerah di bawah kepemimpinan

Berita Terkait:  Musda HIPMI Gorontalo: Hanya Rusli Anwar yang Mendaftar Sebagai Calon Ketua

Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah sudah berjalan optimal, efektif, dan efisien.

Hal ini juga menunjukkan program pembangunan yang tepat serta adanya peningkatan pelayanan publik,

Berita Terkait:  Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Cara Pemprov Jaga Warisan Seni dan Budaya

sehingga menjadi stimulus yang menggerakkan roda perekonomian daerah.

Sebelumnya Kemendagri meliris realisasi pendapatan Provinsi Gorontalo mencapai 99,27 persen dan menempati peringkat keempat tertinggi secara nasional.

Berita Terkait:  Pemprov Mulai Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Telaga Biru

Sedangkan untuk belanja realisasinya 79,80 persen atau masuk dalam zona hijau. (Rls)