hari kesaktian pancasila
HeadlineMetropolis

Sehari Diguyur Hujan, Satu Desa di Gorontalo Utara Terendam Banjir

×

Sehari Diguyur Hujan, Satu Desa di Gorontalo Utara Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Sehari Diguyur Hujan, Satu Desa di Gorontalo Utara Terendam Bajir
Puluhan rumah di Desa Tolango, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara teredam banjir. (Foto: Suci Amanah Untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Desa Tolango di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara diterjang banjir setelah hujan mengguyur daerah itu sejak pagi tadi, Senin (12/2/2024).

Berita Terkait:  Polisi Bakal Cek Kebenaran Soal Peminjam Pinjol yang Bunuh Diri Akibat Teror

hari kesaktian pancasila

Pantauan media ini, hujan yang mengguyur hingga malam hari tadi menyebabkan naiknya volume air sungai yang melintasi desa Iloheluma dan Desa Tolango.

Menurut keterangan warga sekitar, banjir tersebut terjadi akibat jebolnya tanggul di Desa Iloheluma yang berada di bagian hulu sungai.

Berita Terkait:  Motor Tabrak Mobil Pikap di Pulubala, Pengendara Tak Sadarkan Diri

Example 300250

Hal itu menyebabkan Desa Tolango yang berada di bagian hilir mengalami banjir akibat meluapnya air sungai tersebut.

“Tanggul sungai sudah lama rusak, hingga akhirnya jebol dan menyebabkan banjir melanda desa kami,” kata Mohamad Iliyas, salah seorang warga Desa Iloheluma yang turut terdampak.

Berita Terkait:  Kasus Kerusuhan Pohuwato Mulai Disidangkan, Satu dari 35 Terdakwa Tak Hadir

Lajunya arus menyebabkan air masuk dengan cepat ke pemukiman warga dan mengakibatkan sejumlah barang di rumah warga terendam air.

hari kesaktian pancasila

Sejauh ini, belum ada informasi kehadiran petugas di lapangan. Warga Desa masih saling membantu dalam proses evakuasi dan menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah mereka.

Berita Terkait:  Kerusuhan di Pohuwato: Lima Warga Ditetapkan Tersangka

Hingga berita ini diturunkan, ketinggian air telah melewati pondasi rumah warga. Reporter yang berada di lapangan masih berusaha menghubungi instansi terkait untuk dimintai keterangan lebih lanjut.(*)

Penulis: Suci Amanah Putri Ligatu
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Mahasiswi yang Ditemukan Tewas Tergantung: Sebelum Meninggal Terlihat Gelisah



hari kesaktian pancasila