HeadlineMetropolis

Rumah Seorang Guru di Dungingi Ludes Dilalap Jago Merah

×

Rumah Seorang Guru di Dungingi Ludes Dilalap Jago Merah

Sebarkan artikel ini
Rumah Seorang Guru di Dungingi Ludes Dilalap Jago Merah
Kondisi rumah seorang guru yang dilalap si jago merah. (Foto: Jun)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebuah rumah yang terletak di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, ludes dilalap sijago merah, Jumat (28/6/2024) sekitar Pukul 10.40 Wita.

Berita Terkait:  Seorang SPG Nekat Akhiri Hidup dengan Membakar Diri

badan keuangan

Pemilk rumah, Maryam Salim (58) yang berprofesi sebagai Guru, hanya bisa pasrah ketika rumah miliknya luluh lantah dimakan api.

Kapolsek Dungingi, Ipda Roy Pidu SH, menjelaskan, Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh korban saat dirinya sedang beristirahat, yang kemudian mencium bau hangus yang bersumber dari luar kamar.

Berita Terkait:  Maksimalkan Peran Jurnalis di Pemilu, AJI Didukung Google News Initiative Latih 25 Jurnalis se Sulawesi

badan keuangan

Pemilik rumah yang curiga akan bau hangus tersebut, kemudian keluar kamar dan mendapati rak buku di teras samping rumahnya, telah mengeleuarkan percikan api.

“Karena takut akan kondisi api yang mulai membesar, korban langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri bersama anak dan cucunya, sembari meminta pertolongan warga,” kata Iptu Roy Pidu.

Berita Terkait:  Demokrat Cabut Dukungan ke Anies, Erwin: Bukan Karena AHY Tidak Jadi Cawapres

Sementara itu, untuk memadamkan kobaran api, empat unit mobil pemadam kebakaran, diterjunkan langsung ke lokasi kejadian, dan harus menunggu dua jam lamanya untuk memadamkan api.

“Untuk saat ini, lokasi kejadian sudah kami beri garis polisi, sebagai langkah penyelidikan terkait kepastian terjadinya kebakaran, dengan berkordinasi langsung dengan Satreskrim Polresta Gorontalo Kota, pungkas Roy Pidu.

Berita Terkait:  Sidang Gugatan Wanprestasi Libatkan Oknum Caleg, Tergugat Mengaku Namanya Dicatut Eks Karyawannya

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(*)



hari kesaktian pancasila