Metropolis

Tak Pilih Privilege, Angga Dambea Cucu Wali Kota Turun Bersihkan Sampah di Sungai Bulango

×

Tak Pilih Privilege, Angga Dambea Cucu Wali Kota Turun Bersihkan Sampah di Sungai Bulango

Sebarkan artikel ini
Tak Pilih Privilege, Angga Dambea Cucu Wali Kota Turun Bersihkan Sampah di Sungai Bulango
Rangga Dambea tengah berada di Sungai Bulango membersihkan sampah yang ada di sungai tersebut, Sabtu (13/4/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Di tengah sorotan publik terhadap generasi muda yang lahir dari keluarga pejabat, Rangga Darmayanto Dambea atau yang biasa disapa Angga menunjukkan pilihan berbeda.

Cucu kedua Wali Kota Gorontalo itu turun langsung membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Bulango bersama komunitas Tanggidaa Grup, yang selama ini dikenal aktif menggelar aksi-aksi sosial dan lingkungan, Sabtu (13/6/2026).

Dengan mengenakan pakaian sederhana dan terlibat langsung mengangkat sampah dari sungai, Rangga membaur bersama para relawan tanpa sekat.

Aksi tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus menunggu jabatan atau kewenangan formal.

Sebagai cucu orang nomor satu di Kota Gorontalo, Rangga sebenarnya memiliki posisi sosial yang memungkinkan dirinya menikmati berbagai kemudahan.

Namun, alih-alih memanfaatkan status tersebut untuk mencari kenyamanan, ia justru memilih berada di tengah masyarakat dan ikut merasakan langsung persoalan yang dihadapi warga.

Kehadiran Angga dalam kegiatan bersih-bersih Sungai Bulango mendapat apresiasi dari sejumlah warga dan relawan. Mereka menilai keterlibatan generasi muda dalam isu lingkungan menjadi contoh positif yang patut diteladani.

Nama Angga sendiri sebelumnya sempat menjadi perbincangan setelah mendapat dukungan dari sejumlah kalangan untuk maju sebagai Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Kota Gorontalo.

Dukungan itu muncul karena dianggap memiliki kapasitas dan jaringan yang kuat di kalangan anak muda.

Namun, Angga memilih tidak mengambil langkah tersebut. Keputusan itu dinilai sebagai bentuk dukungannya terhadap berbagai kebijakan yang tengah dijalankan sang kakek, termasuk perhatian terhadap penggunaan telepon genggam dan aktivitas digital di kalangan generasi muda agar tetap seimbang dengan kegiatan sosial serta pendidikan karakter.

Pilihan untuk tidak masuk dalam kontestasi kepemimpinan ESI justru memperlihatkan fokus Rangga pada aktivitas kemasyarakatan. Jejak kepedulian sosial yang selama ini identik dengan Wali Kota Gorontalo tampak mulai diteruskan oleh generasi penerusnya.

Berita Terkait:  Hanya Gara-gara Masalah Sepele, Seorang Ibu di Gorontalo Tega Aniaya Anak Tirinya

Bagi Angga, pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui jabatan. Membersihkan sungai, mengajak masyarakat menjaga lingkungan, serta hadir di tengah warga menjadi bentuk kontribusi nyata yang bisa dilakukan siapa saja.

Melalui aksi bersama Tanggidaa Grup di Sungai Bulango, Rangga mengirim pesan sederhana bahwa kepedulian sosial bukan soal latar belakang atau status keluarga, melainkan soal kemauan untuk turun tangan dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.(Ndi)