Kab. Gorontalo

Sofyan Minta, Pramuka Diminta Jadi Garda Budaya Daerah

×

Sofyan Minta, Pramuka Diminta Jadi Garda Budaya Daerah

Share this article
Sofyan Minta, Pramuka Diminta Jadi Garda Budaya Daerah
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi (dua dari kiri) bersama Pimpinan Kwarcab Pramuka, dan pimpinan Satuan Karya Widya Budaya Bakti Kabupaten Gorontalo pada penutupan perkemahan bakti, di Buper Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Ahad (30/8/2026). (Foto: Diskominfo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Perkemahan boleh berakhir, tenda boleh dibongkar, tetapi semangat pengabdian dan kecintaan terhadap budaya daerah diminta tetap hidup di kalangan anggota Pramuka.

Berita Terkait:  PENAS KTNA Kian Dekat, Pemkab Gorontalo Kebut Penyelesaian Venue Utama

Pesan itu disampaikan Bupati Gorontalo sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menutup Perkemahan Bakti Saka Widya Budaya Bakti (SWBB) Tingkat Cabang Kabupaten Gorontalo 2026.

Penutupan kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu digelar di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Ahad (30/8/2026).

Berita Terkait:  Jalankan Pemerintahan, Pjs Bupati Gorontalo Minta Dukungan Seluruh Elemen Warga

Sofyan menilai Pramuka memiliki peran yang lebih luas dari sekadar membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda.

Di tengah perubahan zaman dan derasnya modernisasi, gerakan kepanduan juga dinilai dapat menjadi ruang strategis untuk menjaga identitas serta budaya lokal.

Berita Terkait:  Plh Sekda Kabgor Apresiasi Kuliner Expo di Desa Olimoo'o

“Saka Widya Budaya Bakti adalah benteng terakhir dari penyelamatan budaya kita sendiri,” tegas Sofyan Puhi.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh peserta selama berada di perkemahan tidak berhenti setelah kegiatan ditutup.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Terbaik dalam Penyaluran DAK Fisik

Seluruh nilai kedisiplinan, kebersamaan, kemandirian dan kepedulian yang diperoleh selama lima hari harus diterapkan kembali di lingkungan Gugus Depan (Gudep) masing-masing.

“Biarlah patok tenda bisa terbongkar, tetapi semangat Pramuka dan semangat juang itu akan terus ada menjadi milik adik-adik sekalian,” ujarnya.
Berita Terkait:  Pentingnya Data Akurat dalam Menentukan Kebijakan

Perkemahan SWBB 2026 sendiri diikuti ratusan anggota Pramuka dari berbagai Gudep dan Satuan Karya (Saka) di Kabupaten Gorontalo.

Menurut Sofyan, proses pembentukan karakter justru tidak hanya terjadi melalui materi pembinaan, tetapi juga dari pengalaman peserta menjalani kehidupan selama perkemahan.

Berita Terkait:  Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab Gorontalo Teken MoU dengan Unsrat Manado

Untuk itu, setiap pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi bekal ketika kembali ke lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo, lanjut Sofyan, berkomitmen memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan.

Berita Terkait:  Sempat Tertunda Lantaran Hibah Pilkada, Tunjangan Sertifikasi Guru di Kabgor Mulai Dibayarkan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan dan pembina Saka yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan,

termasuk Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Jayusdi Rivai dan Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Gorontalo Roman Nasaru.

Berita Terkait:  Jelang HUT ke-79 RI, Pemkab Gorontalo Bagi-bagi 1.000 Bendera Merah Putih

Di tempat yang sama, Jayusdi Rivai mengatakan berbagai perlombaan dalam perkemahan tidak boleh dimaknai sebatas persaingan untuk memperebutkan gelar juara.

Menurutnya, kompetisi merupakan bagian dari proses membangun karakter sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.

Berita Terkait:  WCD 2023 Banyak Libatkan Kaum Penerus Cita-cita Bangsa

“Lomba bukan sekadar mencari siapa yang terhebat, melainkan wadah untuk merawat kebersamaan, keceriaan, dan rasa persaudaraan,” katanya.

Jayusdi mengungkapkan, SWBB bersama instansi terkait juga menyiapkan pengembangan kegiatan kepramukaan berbasis wilayah pada 2027.

Berita Terkait:  Pansel Pengadaan CPNS Pemkab Gorontalo Mulai Persiapkan Tahapan SKD

Konsep tersebut diharapkan mampu memperluas pembinaan anggota Pramuka hingga ke wilayah-wilayah sebelum mereka mengikuti kegiatan pada tingkat kabupaten.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan masyarakat setempat

Berita Terkait:  Jelang HUT ke-79 RI, Pemkab Gorontalo Bagi-bagi 1.000 Bendera Merah Putih

yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Perkemahan Bakti SWBB 2026.(Adv)