Metropolis

Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Sungai di Desa Moutong, Pemerintah Diminta Cari Solusi Konkret

×

Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Sungai di Desa Moutong, Pemerintah Diminta Cari Solusi Konkret

Share this article
Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Sungai di Desa Moutong, Pemerintah Diminta Cari Solusi Konkret
Sampah bertumpukan di aliran sungai yang ada di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Siti Nurhalisa/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALOTumpukan sampah yang mengganggu aliran air di saluran Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, semakin memprihatinkan. Sampah yang menumpuk tak hanya mencemari lingkungan, namun juga berpotensi menyebabkan banjir karena menghambat aliran air sungai.

Berita Terkait:  Layanan SIM Keliling Polda Gorontalo Kini Hadir di Telaga

Berdasarkan keterangan Rosna Adam, selaku Kaur Perencanaan Desa Moutong, sampah-sampah itu terbawa arus sungai dari desa lain yang berada di hulu.

“Jadi sebenarnya sampah yang menumpuk di sungai itu bukan dari masyarakat di sini, tapi dari desa lain yang aliran sungainya nyambung ke sini. Mereka buang sampah dari sana, lalu terbawa arus dan menumpuk di jembatan ini,” ujar Rosna Adam, Selasa (27/5/2025).

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Perdagangan Orang Melalui Medsos, 5 PSK Diamankan dari Sebuah Penginapan

Tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai kerap menimbulkan banjir, terutama saat musim hujan tiba. Air yang meluap tak jarang menggenangi pemukiman warga.

Di wawancara terpisah, Kepala Dusun setempat, Mimitri Djuma mengklaim bahwa persoalan tersebut, tak didiamkan oleh pemerintah desa setempat. Ya, berbagai upaya telah dilakukan, seperti kerja bakti.

Berita Terkait:  Pedagang di Pusat Perdagangan Mulai Bersihkan Lapak dari Lumpur Pasca Banjir Surut

“Kami sering kerja bakti membersihkan sampah itu. Nggak mungkin kami biarkan menumpuk, apalagi kalau musim hujan datang,” tambah Mimitri Djuma.

Selain warga, tambah Mimitri, pihak Balai Sungai dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga terkadang turun tangan untuk membantu membersihkan saluran ketika sampah sudah terlalu menumpuk.

Berita Terkait:  Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Aksi Damai Peringati Hari HAM Internasional

Warga berharap adanya solusi jangka panjang untuk mencegah masuknya sampah dari desa lain,

termasuk peningkatan kesadaran di hulu sungai agar tidak membuang sampah sembarangan. (Mg-05) 

Berita Terkait:  Sopir Truk Gelar Demo di Perlimaan Telaga, Tuntut Penindakan Mafia Solar Bersubsidi