Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah pedagang di Kota Gorontalo mulai membersihkan lapak serta barang dagangan mereka yang terkena banjir beberapa hari kemarin, Senin (15/07/2024).
Pantauan media ini, para pedagang yang ada kawasan pertokoan, tepatnya di jalan S. Parman, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan mulai mendatangi tokonya pasca banjir merendam kawasan tersebut.
Mereka nampak mulai membersihkan sisa-sisa material lumpur yang masuk ke dalam lapak dagangan mereka.
Sudirman Hida, salah seorang pedagang mengatakan, dirinya tidak sempat mengevakuasi barang dagangan ke tempat yang aman saat banjir melanda kawasan tersebut.
“Tidak sempat diamankan. Biasanya tidak sampai begini banjirnya. Ini merupakan banjir terparah selama kami berjualan di sini,” kata Sudirman Hida sambil terus membersihkan dagangannya.
Meski banjir tersebut menimbulkan kerugian yang cukup besar, namun dirinya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.
“Iya, kami hanya bisa pasrah melihat kondisi sebagian dagangannya rusak akibat terendam banjir, hingga merugi jutaan rupiah,” lanjut Sudirman Hida.
Seperti diketahui, parahnya banjir tersebut membuat membuat Pemerintah Provinsi Gorontalo menetapkan status tanggap darurat.
Penetapan ini dilakukanagar seluruh instansi pemerintah daerah menggerakkan sumber daya dalam penanganan bencana banjir yang ada di Kota Gorontalo.(*)
Penulis: Tasya Anugrah Putri Dilapanga, Salsabila Talaa/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis












