Kabar Nusantara

Wartawan Diintimidasi saat Liputan Diskusi Generasi Muda Partai Golkar

×

Wartawan Diintimidasi saat Liputan Diskusi Generasi Muda Partai Golkar

Sebarkan artikel ini
Diskusi
Jurnalis Kompas TV diduga mengalami kekerasan saat meliputt diskusi yang digelar Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Rabu (26/7/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, JAKARTA – Dugaan kekerasan dialami oleh jurnalis saat meliput diskusi yang digelar Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Rabu (26/7/2023).

Berita Terkait:  Hasil Survei Litbang Kompas Sebut 87,8 Persen Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Polri

Saat itu, AMPG menggelar diskusi dengan tema “Selamatkan Partai Golkar” yang berlangsung di Pulau Dua Resto, Senayan, Jakarta Pusat.

Mengutip KOMPAS.com, Konflik ini bermula saat massa yang tidak dikenal datang dan langsung mencoba membubarkan acara tersebut.

Berita Terkait:  Tak Sengaja Tembak Temannya, 2 Anggota Densus 88 Ditetapkan Jadi Tersangka

Massa kemudian mengancam para wartawan untuk berhenti merekam. Namun, Panitia pelaksana meminta wartawan untuk tetap merekam kericuhan tersebut.

“Sampai pihak panitia bilang, ‘Nanti diliput ya kalau mereka datang geruduk’, oke saya liput,” ungkap Juru Kamera Kompas TV, Janivan Prapta, rabu (26/7/2023).

Berita Terkait:  Polri Gelar Deklarasi Pemilu Damai Bersama Penyedia Jasa Telekomunikasi

Setelah beberapa saat direkam, oknum itu langsung mendatangi kameramen tersebut dan memukul kamera dan dagunya.

“Setelah beberapa detik saya record, mereka langsung mendatangi saya. Salah satunya tanpa basa-basi langsung memukul kamera saya dan memukul dagu saya,” sambungnya.

Berita Terkait:  Sri Mulyani: Oktober-Desember Ada Tambahan Bansos

lebih lanjut ia mengatakan, para oknum terus mendatangi mereka untuk berhenti merekam para jurnalis tersebut kemudian diamankan ke dalam resto.

“Jadi mereka benar-benar enggak mau direkam,” kata dia.

Berita Terkait:  Polda Gorontalo Salurkan Bantuan Tali Asih Kepada Anak-anak Panti Asuhan

Janivan Prapta kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terdaftar dalam LP/B/4348/VII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal pada 26 Juli 2023.

Janivan Prapta diduga mengalami penganiayan ringan. Hal ini tertuang pada Pasal 352 KUHP. Dagunya tidak mengalami memar sementara kameranya rusak.

Berita Terkait:  Polda Sumbar: 75 Pendaki Gunung Marapi yang Terdata Sudah Ditemukan

“Kerusakan cuma frame lensa. Enggak ada lagi. Enggak memar enggak ada,” tutupnya. (*)

*) Artikel ini telah tayang di KOMPAS.com, dengan judul: “Saat Konflik Internal Golkar Berujung Kericuhan, Wartawan Dipukul dan Alat Kerjanya Dirusak” Pada edisi Kamis, 27 Juli 2023