Legislatif

Pemkab Gorut Diminta Adakan Bis Gratis For Siswa di Monano-Anggrek

×

Pemkab Gorut Diminta Adakan Bis Gratis For Siswa di Monano-Anggrek

Sebarkan artikel ini
Bis Sekolah
Aleg Nasdem, Mikdad Yeser saat mengantarkan siswa dari Monano ke Kecamatan Anggrek. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Mikdad Yeser berharap kepada pemerintah daerah khususnya Bupati Gorut, Thariq Modanggu untuk dapat memperhatikan fasilitas bagi anak sekolah, yakni Bis Gratis untuk Kecamatan Monano dan Anggrek.

Berita Terkait:  Penolakan LPj APBD 2022, Deasy: Bentuk Komitmen dan Konsistensi PDIP

Mikdad mengaku prihatin dengan kondisi para siswa yang harus berjibaku mulai pukul 06.00 Wita untuk menunggu mobil yang dapat ditumpangi menuju sekolah mereka yang ada di Kecamatan Anggrek.

“Iya, kasihan mereka para siswa tersebut yang harus bangun pagi hari dan pukul 06.00 pagi mereka sudah berada di lokasi tempat menunggu mobil,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Upah PPPK di Gorut Harus Dibayar Mulai dari Januari

Mikdad mengatakan, mobil yang akan dicegat oleh para anak sekolah tersebut bukan hanya mobil angkutan saja,

namun mobil apa saja yang dapat mereka tunmpangi pasti dicegat oleh para siswa agar bisa sampai di sekolah tepat waktu.

“Bukan saja mobil angkutan yang mereka cegat untuk mereka tumpangi.

Mobil apa saja yang penting mereka dapat tumpangan untuk sampai di sekolah,

entah itu mobil bak terbuka yang penuh muatan atau lainnya,” jelasnya.

Berita Terkait:  Inovasi Bidang Industri Perlu Diperhatikan

Tentu ini sangat beresiko bagi para siswa tersebut, tidak saja terkait dengan kemanan saat berkendara,

namun juga terhadap keamanan para siswa juga tentu sangat beresiko.

Mikdad menjelaskan bahwa tentu kita semua tidak lupa pada kejadian beberapa waktu lalu saat siswa yang mendapat tumpangan kemudian mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan dari pengemudi.

Berita Terkait:  Ketua Komisi I Dekab Boalemo Desak Kadis Pendidikan Perjelas Status Guru PAUD

“Hal seperti inilah yang harusnya diantisipasi agar tidak terjadi lagi,” tegas Mikdad.

Lebih lanjut, Mikdad mengemukakan, belum lama ini bupati menegaskan

bahwa ada dua OPD yang memiliki PAD yakni Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata.

Mikdad mengusulkan agar PAD yang masuk tersebut dapat digunakan untuk biaya operasional Bis Sekolah.

Berita Terkait:  Jemput Bola, Isna Mbuinga Tinjau Langsung Masalah Warga Siduwonge

“Sehingga para siswa tidak lagi berjibaku dan keselamatan mereka juga terjamin,” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius M. BudimanĀ 

Berita Terkait:  DPRD-Pemda Pohuwato Sepakati KUA PPAS Perubahan Anggaran 2023