Hargo.co.id, SUMUT – Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi meninjau proses pencarian korban di Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (1/12/2023).
Dalam kunjungannya ke lokasi banjir dan tanah longsor tersebut tersebut, Kapolda mendampingi Penjabat Gubernur Sumut dan Kasdam I/BB.
Ia mengatakan, saat ini personel gabungan TNI-Polri dan BPBD bersama masyarakat masih terus berupaya untuk melakukan pencarian korban hilang.
“Kita masih fokus mencari 11 orang yang diidentifikasi berada di lokasi bencana, namun saat ini belum ditemukan,” kata Kapolda.
“Sejumlah alat berat masih melakukan pembersihan material longsor berupa batu berukuran besar yang membenam rumah warga dan akses jalan,” katanya.
Ia mengungkapkan, sebanyak 120 kepala keluarga telah diungsikan ke Balai Desa, Kecamatan Balaraja.
Mereka berada di tempat yang lebih aman untuk sementara waktu untuk mengantisipasi terjadinya musibah longsor susulan.
“Kita Polda Sumut, Kodam I Bukit Barisan, Pemprov dan Polres Humbang Hasundutan beserta Pemda telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” kata Kapolda.
“Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan hidup kepada masyarakat yang terdampak musibah longsor selama mengungsi,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga mendidirikan posko identifikasi antemortem dan postmortem.
Ia juga meminta agar manajemen disaster diterapkan dengan baik dengan membagi zona penanganan lokasi bencana, korban dan masyarakat terdampak.
Sebelumnya, Musibah banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Dusun III, Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (1/12).
Dalam musibah itu sebanyak 12 warga hilang dan 13 unit rumah rusak tertimbun material longsor.
Adapun identitas para korban yang hilang itu yakni Sartika Simanjuntak, Ceriah Banjarnahor.(*)
Rilis: Humas Mabes Polri












