HeadlineKabar Nusantara

Bandara Djalaluddin Gorontalo Ditutup, Penumpang Sesalkan Lambatnya Pemberitahuan

×

Bandara Djalaluddin Gorontalo Ditutup, Penumpang Sesalkan Lambatnya Pemberitahuan

Share this article
Bandara Djalaluddin Gorontalo Ditutup, Penumpang Sesalkan Lambatnya Pemberitahuan
Bandara Djalaluddin di Kabupaten Gorontalo. (Foto: Dok.djalaluddinairport.com)

Hargo.co.id, GORONTALO – Langkah pihak Bandara Djalaluddin Gorontalo yang baru mengumumkan untuk menghentikan semua aktivitas penerbangan disesalkan oleh sejumlah penumpang.

Berita Terkait:  IKA SMP Negeri 1 Kabila Gelar Halalbihalal, Merlan: Upaya Merawat Silaturahmi

Menurut mereka, pihak manajemen Bandara Djalaluddin Gorontalo, tidak memberikan informasi lebih awal terkait pembatalan penerbangan akibat erupsi Gunung Raung di Sulawesi Utara.

Baim, salah satu penumpang Lion Air tujuan Makassar, Sulawesi Selatan, mengatakan,

seharusnya pihak bandara memberitahukan hal tersebut lebih awal agar mereka tidak perlu datang ke bandara.

Berita Terkait:  Dear Warga Kota Gorontalo, Hari Ini Batas Pembayaran PBB-P2

“Saya sedikit kecewa juga dengan keputusan ini, ya karena saya sebelum ke bandara tidak mendapatkan informasi, nanti sudah tiba di bandara dan siap berangkat informasi baru disampaikan oleh pihak bandara,” kata Baim, salah satu penumpang saat diwawancarai awak media.

Dirinya mengatakan, akibat informasi pembatasan yang baru diumumkan tersebut, sekitar 100 penumpang Lion Air yang hendak transit di Makassar, turut membatalkan perjalanannya.

Berita Terkait:  Diduga Gelapkan Dana Ratusan Juta, Kadispora Gorut Masuk Bui

Dia juga menyayangkan ketidakpastian mengenai informasi penerbangan selanjutnya. Kendati demikian, dirinya tetap akan menunggu pembaruan informasi secara berkala.

“Kalau penerbangan selanjutnya itu belum disampaikan, karena informasi itu disampaikan secara berkala. Misal, hari ini akan diberitahukan pada pukul 16.00 WITA kemudian diperpanjang sampai pada besok hari hingga jam 12.00 siang,” kata Baim.

Berita Terkait:  Kisruh Aksi Penambang, PCNU Pohuwato Beri Pernyataan Sikap

Sementara itu, Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo Joko Harjani dalam keterangannya menyampaikan, terhitung sejak Selasa (30/4/24) hari ini, Bandara Djalaluddin Gorontalo resmi ditutup sementara.

Hal ini sehubungan dengan terbitnya NOTAM No.C0575/24 NOTAMN,

dengan ringkasan isi NOTAM adalah penutupan sementara Bandara Djalaluddin Gorontalo

akibat dampak abu vulkanik Gunung Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Berita Terkait:  Iming-iming Lolos Seleksi Polri dengan Uang, Dedi: Jangan Percaya

Oleh karena itu, Bandara Djalaluddin Gorontalo dinyatakan ditutup hari ini, 30 April 2024,

mulai pukul 10.00 WITA sampai dengan 16.00 WITA.

“Dampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang itu, saat ini telah meluas hingga Ruang Udara Bandara Djalaluddin Gorontalo sehingga mengganggu keselamatan penerbangan di wilayah Provinsi Gorontalo,”ungkap Joko.

Berita Terkait:  KPK Kembali Umumkan Kasus Dugaan Korupsi yang Melibatkan Basarnas

Dirinya menjelaskan, sampai saat ini, pihaknya beserta stakeholder terkait, termasuk Kantor Otoritas Bandar Udara

Wilayah VIII Manado, GM Airnav Manado, dan Pelayanan Informasi Aeronautika Manado terus melakukan koordinasi secara berkala.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan dampak abu vulkanik Gunung Ruang

terhadap wilayah Provinsi Gorontalo untuk menentukan perpanjangan maupun pencabutan NOTAM tersebut.

Berita Terkait:  Dari Pelabuhan ke Rumah, Pelindo Multi Terminal Lembar Pastikan Setiap Penumpang Tetap Terhubung

Joko mengatakan, perkembangan informasi terkait penutupan sementara Bandara Djalaluddin Gorontalo akan disampaikan secara berkala.(*)

Penulis: Raman Supriyatna Tamu / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Seorang Remaja di Kota Gorontalo Diringkus Polisi Usai Aniaya Warga Pake Sajam