Kota Gorontalo

Konsultan PT. SMI: Hasil Proyek PEN Pemkot Berkualitas dan Bermanfaat untuk Publik

×

Konsultan PT. SMI: Hasil Proyek PEN Pemkot Berkualitas dan Bermanfaat untuk Publik

Sebarkan artikel ini
Konsultan PT. SMI_ Hasil Proyek PEN Pemkot Berkualitas dan Bermanfaat untuk Publik
Jalan Panjaitan, salah satu proyek yang dikerjakan menggunakan dana PEN kini makin mempercantik etalase Kota Gorontalo. (Foto: Tangkapan layar video pemilik akun Facebook Nonce Alim)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hasil pekerjaan infrastruktur proyek yang dibiayai dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) Pemerintah Kota Gorontalo, yang proses perencanaan hingga pembangunanya di era Marten Taha, dinilai berkualitas.

Berita Terkait:  Inflasi Kota Gorontalo Terendah se-Indonesia, Marten-Ryan Cetak Sejarah

Penilaian tersebut, bukan dilakukan internal Pemerintah Kota Gorontalo. Namun, oleh PT. Arkonim Engineering Manggala Pratama selaku konsultan yang dipercaya PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pekerjaan proyek PEN yang telah rampung, di setiap daerah.

“Hasil Monev kita, kualitas infrastrukturnya bagus,” ungkap Teguh Imanullah, ahli infrastruktur PT. Arkonim Engineering Manggala Pratama, ketika diwawancarai awak media melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp, Jumat (4/10/2024).

Berita Terkait:  Datangi RSUD Aloei Saboe, Adhan Cek Kondisi Fasilitas di Ruangan Pasien

Infrastruktur yang dinilai berkualitas itu, yakni pusat kuliner Kalimadu, Jalan Panjaitan, peningkatan sistem penyediaan air minum (SPAM) Botu dan Tanggilingo, RSUD Otanaha, drainase di Kecamatan Kota Timur dan berbagai proyek PEN yang telah tuntas diselesaikan.

Teguh menegaskan, penilaian yang dilakukan pihaknya, tidak hanya berdasarkan pengamatan. Namun, kata dia, berdasarkan indikator penilaian kualitas sebuah infrastruktur.

Berita Terkait:  298 Championship Resmi Digelar, Ratusan Atlet E-Sport Unjuk Kemampuan di Kota Gorontalo

Penilaian, lanjut Teguh, juga diperkuat dengan wawancara warga masyarakat Kota Gorontalo.

“Pendapat warga yang kita wawancara tentang SPAM, bahwa air yang diterima baik dan lancar. Kemudian drainase di Kota Timur, itu masih ada keluhan, karena ada genangan di jalan. Namun, genangan itu, kita amati mungkin terkait inlap air yang tidak lancar dan kurangnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah di saluran,” ujar Teguh.

Berita Terkait:  Sebelum Dilantik, Adhan Uji PPPK Baca Al-Qur'an

“Begitu juga Kalimadu, hasil wawancara kami dengan warga sudah bagus. Pedistrian, food court dan tempat berkumpul warga sangat bagus. Hanya saja, sesuai dengan pengamatan kami tinggal ditata lagi pedagang yang ada disitu,” ungkap Teguh.

Selain hasil pengerjaan infrastrukturnya berkualitas, proyek PEN di Kota Gorontalo juga sangat dirasakan warga dari sisi ekonomi. Ya, berdasarkan pengakuan M. Halil, tenaga ahli ekonomi PT. Arkonim Engineering Manggala Pratama, pendapatan warga mengalami peningkatan pasca proyek PEN tuntas dikerjakan.

Berita Terkait:  Hubungan Legislatif dan Eksekutif Dinilai Harmonis, Hardi Apresiasi Kinerja Marten Taha

Bahkan, kata dia, proyek revitalisasi kawasan pusat perdagangan yang belum rampung, mampu meningkatkan penghasilan pedagang kecil.

“Di kawasan perdagangan, ada penjual umbi-umbian, omzet mereka naik. Kalau dulu hanya Rp 1 juta, sekarang naik menjadi Rp 1,2 juta. Begitu juga pedagang LPG, dulu di kisaran Rp 800.000 sampai dengan Rp 1 juta, kini meningkat jadi Rp 2 juta,” beber M. Halil yang melakukan Monev langsung di lapangan.

Berita Terkait:  Adhan akan Berangkatkan Umrah Peraih Juara MTQ KORPRI

M. Halil juga mengatakan, untuk peningkatan ekonomi dari sisi pekerjaan infrastruktur, khususnya pendapatan tukang, masih akan dianalisa pihaknya. Termasuk pula dengan pendapatan pelaku usaha yang menjual material untuk digunakan pembangunan proyek.

“Pada intinya, PDRB Kota Gorontalo makin baik setelah proyek PEN selesai dikerjakan,” tandas M. Halil.

Berita Terkait:  Siap Hadapi Hukum Lantaran Izinkan UMKM Jualan di Trotoar, Adhan: Yang Penting Bukan Korupsi

Sementara itu, menurut penilaian sejumlah kalangan, baiknya kualitas pembangunan infrastruktur proyek PEN dan sangat bermanfaat untuk kesejahteraan warga, tak lepas dari polesan Marten Taha ketika menjabat Wali Kota Gorontalo.

Apalagi, dana PEN yang diperoleh Pemerintah Kota Goronalo tak dikenakan bunga, berbeda dengan pemerintahan lain yang ada di Provinsi Gorontalo.(*) 

Berita Terkait:  Hentikan Diskriminatif ke Penderita AIDS, Adhan: Semua Warga Punya Hak yang Sama

Penulis: Rendi Wardani Fathan