Legislatif

Pembahasan Ranperda RTRW Boalemo Terus Dikebut

×

Pembahasan Ranperda RTRW Boalemo Terus Dikebut

Share this article
Pembahasan Ranperda RTRW Boalemo Terus Dikebut
Suasana pembahasan Ranperda RTRW Kabupaten Boalemo, Sabtu (18/10/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Boalemo tahun 2025-20245 terus dikebut oleh DPRD Boalemo.

Berita Terkait:  LHP BPK Segera Ditindak Lanjuti DPRD Kabgor

Buktinya, meski libur akhir pekan, DPRD Boalemo tetap menggelar rapat pembahasan

yang dilangsungkan di Ball Room Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Sabtu (18/10/2025).

Berita Terkait:  Tambahan 50 Persen TPG 2023 Belum Dibayar, Irwan: Pemda Ingin Memiskinkan Guru

Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho menjelaskan pembahasan RTRW ini penting dilakukan sebagai dasar pembangunan kabupaten boalemo kedepan.

“Kita berpikir bagaimana pemikiran ini harus kedepan, berbicara Boalemo 25 tahun dan bagaimana ini bisa dirasakan oleh rakyat Boalemo sampai beberapa tahun kemudian,” jelas Eka.

Berita Terkait:  Zulfikar Usira Apresiasi Dedikasi TNI

Menurut Eka dalam RTRW nanti akan banyak hal yang akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari wilayah pertambangan hingga pertanian.

“Bagaimana berbicara tentang dimana wilayah pertanian, tentang dimana wilayah industri, bagaimana kita berbicara Tilamuta sebagai pusat perputaran ekonomi,

Berita Terkait:  Komisi II DPRD Gorut Gelar Rapat Evaluasi Program

bagaimana berbicara Pelabuhan Tilamuta dalam jangka panjang, bagaimana kita berbicara

yang namanya pertambangan sumber daya alam, ini juga kita harus diskusikan,” jelas Karyawan Eka Putra Noho.

Berita Terkait:  Tema Hari Pahlawan, Dorongan Moral Wujudkan Kesjahteraan Rakyat

Selain untuk kepentingan masyarakat, Eka menilai RTRW juga akan berdampak pads investasi industri dalam pembangunan Boalemo berkelanjutan

“Sehingga, ketika ada investor mau datang, mereka sudah tahu dimana wilayah mereka harus tempati. Jika ini tidak ada, maka investor juga tidak mau masuk ke Boalemo,” tutur Eka.

Berita Terkait:  Tahun 2024, DPRD Kabgor Usulkan 11 Ranperda

Lebih lanjut, Eka mengatakan, hasil dari pembahasan akan menjadi dasar bagi penyusunan keputusan akhir sebelum disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).(Adv)