Hargo.co.id, GORONTALO – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Boalemo tahun 2025-20245 terus dikebut oleh DPRD Boalemo.
Buktinya, meski libur akhir pekan, DPRD Boalemo tetap menggelar rapat pembahasan
yang dilangsungkan di Ball Room Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Sabtu (18/10/2025).
Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho menjelaskan pembahasan RTRW ini penting dilakukan sebagai dasar pembangunan kabupaten boalemo kedepan.
“Kita berpikir bagaimana pemikiran ini harus kedepan, berbicara Boalemo 25 tahun dan bagaimana ini bisa dirasakan oleh rakyat Boalemo sampai beberapa tahun kemudian,” jelas Eka.
Menurut Eka dalam RTRW nanti akan banyak hal yang akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari wilayah pertambangan hingga pertanian.
“Bagaimana berbicara tentang dimana wilayah pertanian, tentang dimana wilayah industri, bagaimana kita berbicara Tilamuta sebagai pusat perputaran ekonomi,
bagaimana berbicara Pelabuhan Tilamuta dalam jangka panjang, bagaimana kita berbicara
yang namanya pertambangan sumber daya alam, ini juga kita harus diskusikan,” jelas Karyawan Eka Putra Noho.
Selain untuk kepentingan masyarakat, Eka menilai RTRW juga akan berdampak pads investasi industri dalam pembangunan Boalemo berkelanjutan
“Sehingga, ketika ada investor mau datang, mereka sudah tahu dimana wilayah mereka harus tempati. Jika ini tidak ada, maka investor juga tidak mau masuk ke Boalemo,” tutur Eka.
Lebih lanjut, Eka mengatakan, hasil dari pembahasan akan menjadi dasar bagi penyusunan keputusan akhir sebelum disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).(Adv)












