Kabar Nusantara

Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM, Koalisi Damai Gelar Editor Meeting

×

Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM, Koalisi Damai Gelar Editor Meeting

Share this article
Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM, Koalisi Damai Gelar Editor Meeting
Suasana penyelenggaraan Senior Editors Meeting bertema “Memperkuat Kolaborasi Multi-Pemangku Kepentingan untuk Tata Kelola Digital Berbasis HAM” pada Kamis (11/12/2025) di Kantor UNESCO Jakarta.

Hargo.co.id, JAKARTA – Koalisi Damai bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan Senior Editors Meeting bertema “Memperkuat Kolaborasi Multi-Pemangku Kepentingan untuk Tata Kelola Digital Berbasis HAM” pada Kamis (11/12/2025) di Kantor UNESCO Jakarta.

Berita Terkait:  Divisi Humas Polri Raih Presisi Award

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Social Media 4 Peace yang didukung Uni Eropa.

Pertemuan ini digelar sebagai respon atas kebutuhan kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi berbagai risiko dan dampak ruang digital.

Berita Terkait:  HUT Bhayangkara ke-79, Aksi Drumband Otanaha Polda Gorontalo Curi Perhatian Warga

Tidak ada satu aktor pun yang dapat bekerja sendiri dalam menghadapi kompleksitas persoalan ini.

Untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi perusahaan teknologi, dibutuhkan tata kelola digital yang inklusif serta melibatkan beragam pemangku kepentingan.

Berita Terkait:  Jelang Ramadhan, Santri Ponpes At-Tanwir Salurkan Baksos di Kampung Mualaf

Dalam proses ini, masyarakat sipil dan media memegang peran penting untuk memastikan ruang digital tetap demokratis dan aman.

“Organisasi masyarakat sipil dan media menghadapi tantangan serupa, terutama terkait menyempitnya ruang kebebasan sipil dan ketimpangan kekuatan antara perusahaan teknologi global dan komunitas lokal. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat kerja bersama demi memastikan hak-hak masyarakat terlindungi di ruang digital,” kata Ketua AMSI, Wahyu Dhyatmika.

Berita Terkait:  Festival Qunut, Wujud Kecintaan Masyarakat Gorontalo Terhadap Tradisi

Direktur Kantor Regional UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa, menambahkan, Tata kelola digital berbasis HAM adalah tantangan global.

Kuncinya adalah menemukan keseimbangan antara melindungi keamanan, privasi, dan otonomi pengguna, tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi, keragaman budaya, dan akses terhadap informasi. Bagi media, tantangan lainnya adalah memastikan keberlanjutan jurnalisme berkualitas.
Berita Terkait:  Terkendala Anggaran, Beberapa OPD di Sangihe Masih Menempati Bangunan Tua

UNESCO mendukung pembentukan Koalisi Damai pada 2023. Koalisi ini terdiri dari 16 organisasi independen, termasuk AMSI,

yang bekerja mendorong ekosistem digital yang lebih aman dan demokratis melalui riset, advokasi kebijakan, serta penguatan kapasitas.

Berita Terkait:  Irwil II Itwasum Polri hadiri Audit Kerja Itwasum Polri di Polda Gorontalo

Pertemuan perdana dengan para pemimpin redaksi ini menjadi langkah awal untuk merumuskan bentuk kolaborasi konkret,

termasuk kerja advokasi bersama dan kampanye publik.

Berita Terkait:  Hadiri Rakernis Divisi Hubinter, Kapolri Instruksikan Kesetaraan Gender Hingga Pemberantasan TPPO

Acara ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 15 pimpinan redaksi media anggota AMSI (online, radio, dan TV)

serta 15 perwakilan organisasi anggota Koalisi Damai.

Berita Terkait:  Kerjasama dengan PPATK, Polri Bongkar Judi Bola yang Dikendalikan Dari Filipina

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Koalisi Damai: koalisidamai.id Untuk informasi tentang program UNESCO Social Media 4 Peace: unesco.org (Rls)