Kab. Gorontalo

E-Monep NG Jadi Alat Kendali Pembangunan, Bupati Sofyan: Harus Terasa Manfaatnya untuk Rakyat

×

E-Monep NG Jadi Alat Kendali Pembangunan, Bupati Sofyan: Harus Terasa Manfaatnya untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
E-Monep NG Jadi Alat Kendali Pembangunan, Bupati Sofyan_ Harus Terasa Manfaatnya untuk Rakyat
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat membuka kegiatan E-Monep NG di Aston Gorontalo Hotel & Villas.

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa penerapan aplikasi Elektronik Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan New Generation (E-Monep NG) tidak boleh sekadar menjadi formalitas administratif. Sistem tersebut harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Komit Bereskan Tunggakan Hutang Belanja Tahun 2023

Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Pendampingan Penginputan E-Monep NG Tahun Anggaran 2026 tingkat Kabupaten Gorontalo yang digelar di Aston Gorontalo, Rabu (4/2/2026).

Menurut Sofyan Puhi, penguatan tata kelola pembangunan berbasis data dan teknologi informasi merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Berita Terkait:  Pedagang Kuliner di Kompleks Menara Keagungan Wajib Kantongi SLHS

Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan sistem perencanaan, pengendalian, dan evaluasi yang terukur serta berbasis data valid agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran.

“Evaluasi pembangunan tidak boleh berhenti pada laporan administratif. Harus mampu mengukur output dan outcome secara jelas, memperbaiki kualitas perencanaan, dan memastikan setiap program berjalan sesuai target,” tegasnya.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Raih WTP 13 Kali Beruntun, Tonny: Berkat Laporan Keuangan Sesuai Standar

Ia menjelaskan, E-Monep NG menjadi instrumen utama dalam memantau progres pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBD Tahun Anggaran 2026.

Sistem berbasis web ini memungkinkan pelaporan dilakukan secara cepat, real time, dan terintegrasi,

Berita Terkait:  Tangani Sampah, Pemkab Gorontalo akan Kerjasama dengan Investor

sekaligus mengurangi ketergantungan pada laporan manual berbasis kertas.

Lebih jauh, Sofyan juga mengaitkan pemanfaatan teknologi tersebut dengan kebijakan efisiensi belanja daerah,
Berita Terkait:  Bupati Sofyan Kunker ke OJK Manado, Bahas Penguatan Sektor Jasa Keuangan Daerah

sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mampu mengidentifikasi potensi efisiensi tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik.

Berita Terkait:  Peran Polri Jaga Kamtibmas Kabgor Diapresiasi

“Kita ingin setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kompetensi aparatur dalam pengelolaan dan pelaporan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Erwan Tone, menyebut pendampingan E-Monep NG sebagai langkah strategis mendukung visi pembangunan daerah 2025-2029, yakni Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan.

Berita Terkait:  Hadapi PENAS dan Iduladha, Pemkab Gorontalo Siapkan Gerakan Pangan Murah untuk 68 Ribu Warga

Menurutnya, transformasi digital dalam sistem pemerintahan bukan lagi pilihan,

melainkan kebutuhan untuk mewujudkan tata kelola yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait:  Program BAZNAS Masuk sekolah Diapresiasi Sekda Kabgor

Melalui E-Monep NG, pemerintah daerah dapat mengawal percepatan penyerapan APBD 2026 secara sistematis,

dengan penyajian data realisasi anggaran dan fisik yang akurat serta dapat diakses secara real time.

Berita Terkait:  Dihadapan Wapres, Kepala Dikes Kabgor Paparkan Program Percepatan Penurunan Stunting

“E-Monep NG memungkinkan pemantauan pelaksanaan program OPD sejak tahap awal hingga selesai,

sekaligus menjadi instrumen utama evaluasi kinerja RKPD yang dibahas secara berkala dalam rapat pimpinan bulanan,” jelas Erwan.(Adv) 

Berita Terkait:  Nelson Reuni dengan Mantan Gurunya di HUT PGRI