Metropolis

Warga Protes Drainase Indogrosir, Diduga Jadi Penyebab Banjir di Permukiman

×

Warga Protes Drainase Indogrosir, Diduga Jadi Penyebab Banjir di Permukiman

Sebarkan artikel ini
Warga Protes Drainase Indogrosir, Diduga Jadi Penyebab Banjir di Permukiman
Saluran tersier yang ada di kompleks pusat perbelanjaan Indogrosir.

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga di sekitar kawasan Indogrosir melayangkan protes kepada pihak perusahaan terkait pembangunan saluran tersier yang diduga tidak sesuai dengan ukuran awal.

Berita Terkait:  Satu Rumah di Randangan Dilalap Si Jago Merah

Kondisi itu disebut menjadi pemicu banjir yang kerap terjadi saat hujan turun di wilayah tersebut. Meski genangan air tidak terlalu tinggi, warga mengaku banjir sudah cukup merugikan karena merendam rumah dan lingkungan sekitar.

“Dulu sebelum ada Indogrosir, air tidak pernah meluap. Sekarang hujan sedikit saja sudah masuk ke permukiman,” ungkap salah seorang warga.

Berita Terkait:  Jelang Pemilu, Giat patroli di Objek Vital Kian Dimasifkan

Warga menduga banjir terjadi akibat penyempitan ukuran saluran tersier yang dibangun pihak perusahaan, sehingga tidak mampu menampung debit air ketika hujan deras.

“Kalau saluran yang dibangun pemerintah lebarnya sekitar 65 sentimeter, sedangkan yang dibangun Indogrosir hanya sekitar 42 sentimeter,” kata warga lainnya.

Berita Terkait:  Terduga Pelaku Pencurian Mainhole Proyek Revitalisasi Pertokoan Ditetapkan Tersangka

Saluran tersier tersebut diketahui dibangun atas permintaan pihak perusahaan kepada Balai Sungai, karena jalur irigasi sebelumnya melintasi area pembangunan Indogrosir.

Warga menjelaskan, sebelumnya saluran air mengarah lurus ke kawasan kantor Bapperida. Namun setelah pembangunan Indogrosir, aliran tersebut dibelokkan ke arah barat.

Berita Terkait:  Dua Unit Aspol di Boalemo Hangus Terbakar

“Yang jadi masalah itu di bagian belokan. Lebarnya berbeda dengan saluran awal,” ujar warga.

Selain dugaan penyempitan saluran, warga juga menyoroti adanya drainase pembuangan di bagian depan Indogrosir yang dinilai mengurangi tinggi saluran tersier dan menghambat aliran air.

Berita Terkait:  Jemput Setoran Togel, Seorang Pria Asal Hulonthalangi Diringkus Polisi

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Lurah Liluwo, Martien Fajar Purwadi Harras, mengaku telah meminta pengelola Indogrosir untuk segera membongkar drainase pembuangan yang dianggap mengganggu aliran air.

“Janji mereka segera ditangani,” kata Martien, Selasa (19/5/2026).

Berita Terkait:  Sidang Perkara Jual Beli SPBE Bumi Panua Kembali Bergulir, Ali Rajab: Kesaksian Sales Pertamina Bohong

Martien juga mengaku pihak kelurahan tidak pernah dilibatkan dalam proses perubahan saluran tersier tersebut.

“Saya baru tahu setelah selesai dibangun. Tidak ada koordinasi dengan pihak kelurahan,” tegasnya.(Ndi) 

Berita Terkait:  Hari ke 6 Pencarian, Korban Terseret Arus di Monano Belum Ditemukan