Kab. Boalemo

Wabup Lahmuddin Pimpin Penetapan 90 Calon Siswa Sekolah Rakyat

×

Wabup Lahmuddin Pimpin Penetapan 90 Calon Siswa Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Wabup Lahmuddin Pimpin Penetapan 90 Calon Siswa Sekolah Rakyat
Suasana rapat pleno penetapan calon siswa Sekolah Rakyat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, di Pendopo Kantor Bupati Boalemo, Jumat (12/6/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Boalemo menetapkan sebanyak 90 calon siswa untuk mengikuti program Sekolah Rakyat jenjang Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Berita Terkait:  ASN Harus Mampu Jabarkan Visi-Misi, Bupati Rum: Jangan Hanya Terjebak di Rutinitas

Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat pleno yang dipimpin langsung Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, di Pendopo Kantor Bupati Boalemo, Jumat (12/6/2026).

Para calon siswa yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Boalemo hadir bersama orang tua atau wali masing-masing.

Berita Terkait:  Jembatan Penghubung Desa Harapan dan Sukamaju Roboh, Realisasi Dana Puluhan Miliar Disoal

Kehadiran mereka menjadi bagian dari proses akhir penetapan peserta didik sekaligus bentuk dukungan keluarga terhadap program pendidikan yang digagas pemerintah.

Rapat pleno turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten I Setda Boalemo, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Inspektur Daerah, Kepala BKPSDM, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Hukum, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Sekolah Rakyat, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait:  Anak Enggan Sekolah, Wabup Lahmuddin Minta Aparat Desa Jangan Tinggal Diam

Dalam sambutannya, Lahmuddin Hambali menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.

Menurutnya, Sekolah Rakyat harus benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan serta menjamin pemerataan akses pendidikan.

Berita Terkait:  Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Bupati Boalemo Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

“Program ini hadir untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Boalemo memperoleh pendidikan yang layak. Maka dari itu, proses seleksi dilakukan secara terbuka agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Lahmuddin menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Berita Terkait:  Lahmuddin: Seluruh Siswa Harus dapat Akses Pendidikan yang Adil dan Berkualitas

Ia berharap para siswa yang terpilih dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan potensi diri.

Lahmuddin Hambali juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pendataan, verifikasi, hingga penetapan calon siswa, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah terkait.

Berita Terkait:  Zakat ASN Boalemo Berperan Dorong Proyek Strategis dan Pembangunan Infrastruktur

“Kerja sama semua pihak sangat menentukan keberhasilan program ini. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan komitmen yang telah diberikan sehingga proses seleksi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Melalui program Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter,

Berita Terkait:  Bupati Boalemo Ingatkan Pentingnya Keamanan Fasilitas Sekolah

memiliki daya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Rapat pleno berlangsung lancar dan menghasilkan kesepakatan penetapan 90 calon siswa SRMA Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait:  Pastikan Fasilitas Siap, Wabup Cek Lokasi Penampungan Pasukan Batalyon di Tilamuta

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal

dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.(Rls) 

Berita Terkait:  Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Boalemo, Disambut Prosesi Adat Mopotilolo