Hargo.co.id, GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo mulai membuka seleksi peserta untuk Program Binaan Khusus (BINSUS) yang difokuskan pada pembinaan tilawah dan tafsir Al-Quran.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung target Pemerintah Kota Gorontalo dalam mencetak penghafal Al-Quran.
Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Moh. Husain Rauf menjelaskan, proses seleksi mulai dilaksanakan pihaknya pada Senin (25/5/2026) dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.
“Seleksi hari ini diikuti kurang lebih 50 peserta. Besok akan dilanjutkan lagi sekitar 50 orang, sehingga total sementara peserta yang mengikuti seleksi mencapai sekitar 100 orang,” ujar Husain ketika diwawancarai pewarta usai kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo dengan warga Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana.
Menurut Husain, program BINSUS dirancang selama satu tahun penuh, dimulai pada Juni 2026 hingga Mei 2027. Materi pembinaan akan berfokus pada peningkatan kemampuan tilawah, tafsir, serta penghafalan Al-Quran.
Ia mengatakan, peserta program berasal dari perwakilan TPA dan TPQ yang tersebar di Kota Gorontalo. Rekrutmen diprioritaskan bagi santri dan santriwati yang sebelumnya telah mendapatkan pembinaan dasar, sehingga dinilai lebih siap untuk dikembangkan menjadi Qori, Qoriah maupun hafiz dan hafizah.
Setelah seluruh proses seleksi selesai, pihak BAZNAS akan menyusun mekanisme formal atau paripurna
untuk menetapkan 50 peserta yang dinyatakan berhak mengikuti program pembinaan khusus tersebut.
Husain menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan baca Al-Quran,
tetapi juga mencetak generasi Qurani yang mampu memahami tafsir dan isi kandungan Al-Quran secara lebih mendalam.
“Program ini sejalan dengan visi pemerintah kota, khususnya target Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mencetak penghafal Al-Quran di Kota Gorontalo,” pungkasnya.(Ndi)












