HeadlineKab. Gorontalo Utara

Hasil Putusan MA, Pulau Saronde Kembali Dikelola PT. GAB

×

Hasil Putusan MA, Pulau Saronde Kembali Dikelola PT. GAB

Share this article
Hasil Putusan MA, Pulau Saronde Kembali Dikelola PT. GAB
Pulau Saronde. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Daerah Gorontalo Utara wajib mengembalikan hak pengelolaan pulau Saronde kepada PT. Gorontalo Alam Bahari (PT. GAB) dan membayar biaya ganti rugi atas perusakan fasilitas milik PT GAB.

Berita Terkait:  Daftar Calon Anggota DPD RI Dapil Gorontalo

Hal tersebut sesuai dengan putusan kasasi atas gugatan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara atas sengketa pengelolaan Kepulauan Saronde nomor No : 4400K/ PDT/ 2024 yang diterima PT. GAB pada tanggal 30 Desember 2024.

Dalam ringkasan putusan tersebut ada dua poin penting yakni menyatakan sah bahwa nota kesepahaman (MoU) antara PT. GAB dan Pemda Gorut menjadi dasar untuk mengelola Pulau Saronde sejak 2013 yang lalu.

Berita Terkait:  Kelanjutan Proyek By Pass Pontolo Dipertanyakan

“Poin kedua menghukum Pemda Gorut untuk membayar biaya ganti rugi atas perusakan fasilitas milik PT GAB,” kata Direktur PT. GAB, Mia Amalia dalam keterangan resminya, Selasa (31/12/2024).

Lebih lanjut disampaikan PT. GAB merupakan investor dalam negeri yang memiliki itikad baik untuk membangun wisata Pulau Saronde bersama-sama sejak 2013, dengan peristiwa pemutusan kerjasama secara sepihak yang dilakukan Pemda Gorut.

Berita Terkait:  Kebakaran di Ulapato: Butik, Uang Rp 60 Juta dan Satu Unit Motor Hangus Terbakar

Hal itu menyebabkan kerugian dan hilangnya mata pencaharian masyarakat kerugian bagi pelaku usaha wisata Pulau Saronde. “Atas kondisi tersebut kami mengajukan gugatan yang akhirnya berujung pada kemenangan yang patut kita syukuri bersama-sama,” ujar Mia.

Mia menerangkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan kuasa hukum

Berita Terkait:  Dinas PMD Gorut Kunker ke Pohuwato

dan Pemda Gorut untuk berdiskusi dan membahas tindak lanjut putusan yang telah inkrah tersebut.

“Kita harus hidup berdampingan, karena pada akhirnya musuh kita bersama adalah kemiskinan, hilangnya mata pencaharian dan hilangnya akses berwisata bagi warga lokal,” jelasnya.

Berita Terkait:  Setwan DPRD Gorut Fokus Perbaikan Administrasi

Menurutnya apa yang sudah terjadi tidak dapat diubah kemabali, benar dan salah telah diputuskan melalui pengadilan dan pihaknya hanya tinggal menjalankannya saja. Ia berharap apa yang terjadi dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.(*)

Penulis: Alosius Marthen Budiman 

Berita Terkait:  Pemkab Gorut Matangkan Persiapan Malam Tumbilotohe