Legislatif

Jadi Pedoman dan Alat Ukur, Aryati: Ranperda BMD Sangat Penting

×

Jadi Pedoman dan Alat Ukur, Aryati: Ranperda BMD Sangat Penting

Sebarkan artikel ini
Jadi Pedoman dan Alat Ukur, Aryati: Ranperda BMD Sangat Penting
Ketua Panus Ranperda BMD DPRD Gorut, Aryati Polapa.

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Pansus Ranperda barang milik daerah (BMD), Aryati Polapa menegaskan bahwa Ranperda BMD tersebut sangatlah penting.

Berita Terkait:  Soal Pengurangan Tenaga Honorer, Pemkab Gorontalo Diminta Surati Kemenpan-RB

Sebab, ketika disahkan menjadi Perda, kata Aryati, akan menjadi pedoman dan akan menjadi alat ukur DPRD dalam hal pengawasan berbagai aset daerah. Ia menegaskan, yang namanya aset-aset daerah harus dikelola secara profesional.

“Sistemnya dirunut mulai dari pengadaan mulai dari analisis kebutuhan berdasarkan azas manfaat, tentunya harus dikelola secara profesional oleh personil yang berkompeten dan berdasarkan regulasi yang benar dan bersifat mengikat, dengan berbagai indikator yang harus dipenuhi. Sehingga, dalam implementasinya nanti tidak menimbulkan penafsiran beragam,” ungkapnya.

Berita Terkait:  DPRD Kabupaten Gorontalo Finalisasi Ranperda Perampingan OPD

Kemudian dari sisi penatausahaan barang baik oleh pengguna pengurus, maupun pemanfaatan, menurut Aryati Polapa, perlu terus diintensifkan.

“Sehingga, sampai kapanpun akan terus terkelola dengan baik, mulai dari pengadaanya, penatausahaan, pemanfaatannya, mutasinya, kondisinya, sampai penghapusan aset sesuai kurun waktu tertentu,” jelas Aryati.

Berita Terkait:  Bahas Polemik Pasar Ternak Sapi Pulubala, DPRD Kabgor bakal Gelar RDP

Runutan sejak awal BMD tersebut mulai dari pengadaan dan seterusnya, tambah dia, harus diatur dalam ketentuan umum yang kemudian dijabarkan dalam pasal dan ayat beserta penjelasanya.

Untuk itu, dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan yang dimaksud tersebut, maka Aryati meminta pejabat yang berkompoten harus diberikan insentif.(*) 

Berita Terkait:  DPRD Kabgor Nilai Puskemas Telaga Lalai Beri Layanan ke Pasien

Penulis: Alosius M. Budiman