Metropolis

Masalah Asmara, Pemicu Seorang Warga Huangobotu Nekat Bunuh Diri

×

Masalah Asmara, Pemicu Seorang Warga Huangobotu Nekat Bunuh Diri

Share this article
Masalah Asmara, Pemicu Seorang Warga Huangobotu Nekat Bunuh Diri
Suasana depan rumah korban tewas gantung diri di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. (Foto: Rendi Wardani Fathan)
Informasi dalam artikel ini jangan jadikan inspirasi untuk melakukan hal yang serupa.
Jika anda mengalami gejala depresi, mengakhiri hidup bukanlah solusi yang tepat.
Datangi psikolog, psikiater atau pihak-pihak yang dapat membantu anda menyelesaikan persoalan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemicu insiden bunuh diri yang terjadi di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo dengan korban berinisial JMU (34) mulai terungkap.

Berita Terkait:  Kapolresta Gorontalo Kota Imbau Warga Bijak Gunakan Medsos

JMU yang telah menduda dan memiliki anak nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga lantaran hubungan asmaranya dengan sang pacar.

Terinformasi, beberapa hari terakhir sering cekcok dengan sang pacar.

Berita Terkait:  11 Hari Kepergian Santriwati Hubulo, Ayah Korban Soroti Sikap Pesantren yang Dinilai Tertutup

“Setelah dimintai keterangan beberapa saksi, karena masalah asmara, dimana dia (JMU) sering cekcok dengan pacarnya, hingga akhirnya depresi dan nekat bunuh diri,” kata Kapolsek Dungingi, IPDA Roy.

Kapolsek mengungkapkan, kejadian bunuh diri tersebut pertama kali diketahui adik dari JMU. Saat itu, kata Kapolsek, sang adik yang berniat mengajak JMU untuk makan siang kaget melihat kakaknya sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan seutas tali melilit lehernya.

Berita Terkait:  Lagi, Polsek Atinggola Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus, Kali Ini Jumlahnya Capai 1,5 Ton

“Kejadian tersebut terungkap saat saksi (Adik JMU) hendak mengajak JMU makan siang. Namun ketika membuka gorden kamar, saksi melihat JMU sudah tergantung dengan seutas tali yang terikat di pintu kamar,” tutur Ipda Roy.

Ia menambahkan, setelah berdiskusi dengan pihak keluarga, jasad JMU tak dilakukan visum.

Berita Terkait:  Nyuri Handphone, Residivis Pencurian Kembali Diringkus Polisi

Diberitakan sebelumnya, JMU ditemukan tewas gantung diri, Selasa (25/7/2023) sekira pukul 13.40 Wita.

Menurut sejumlah warga di lokasi kejadian, yang pertama kali menemukan JMU adalah sang adik bernama Chairunisa. Warga kaget mendengar suara histeris yang berasal dari dalam rumah.

Berita Terkait:  Sosok Ibu yang Tewas Gantung Diri di Buliide Dikenal Baik Hati

Sontak hal ini membuat warga berlari menuju rumah milik JMU. Setibanya didalam rumah, warga kaget melihat tubuh JMU dalam kondisi tergantung.

Korban sendiri melakukan aksi nekat itu di pintu masuk kamar keempat yang ada di rumahnya. Seutas tali digantungkan ke kunsen pintu kemudian dililitkan ke bagian lehernya.(*) 

Berita Terkait:  Polemik PT CBM Memanas, Aliansi Bonepantai Desak Deprov Buka-bukaan Soal Izin Tambang

Penulis: Rendi Wardani Fathan