HeadlineMetropolis

Minim Rambu Lalulintas, Kawasan GORR Tibawa Rawan Kecelakaan

×

Minim Rambu Lalulintas, Kawasan GORR Tibawa Rawan Kecelakaan

Share this article
Minim Rambu Lalu Lintas, Kawasan GORR Tibawa Rawan Kecelakaan
Kondisi perempatan jalan Botumopiti Tibawa di sore hari, Kamis (05/12/2024). (Foto: Alosius M. Budiman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Rambu lalulintas dan penerangan jalan tepatnya Perempatan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) di Desa Botumoputi Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, diminta jadi perhatian instansi terkait, guna meminimalisir angka kecelakaan.

Berita Terkait:  Pedagang di Pusat Perdagangan Mulai Bersihkan Lapak dari Lumpur Pasca Banjir Surut

Hal ini tak lepas dari kondisi penerangan jalan yang sering mengalami gangguan, terutama pada malam hari dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

Sejumlah pemuda yang tinggal di kawasan tersebut kemudian meminta pemerintah dan instansi terkait

untuk memperhatikan kondisi yang sewaktu-waktu dapat membahayakan nyawa manusia tersebut.

Berita Terkait:  Merasa Ditipu Oknum Pengacara, Seorang Ibu di Limboto Mengadu ke SPKT Polres Gorontalo

“Untuk rambu jalan atau petunjuk jalan itu kurang, sehingga kalau pengendara atau pengguna jalan tidak hati-hati bisa-bisa terjadi kecelakaan” jelas salah seorang pemuda yang enggan dicantumkan namanya.

Dirinya menerangkan, jika pengguna jalan GORR tidak hati-hati atau baru pertama lewat,

jalan trans yang membelah jalan GORR tersebut bisa saja dianggap jalan lorong.

Berita Terkait:  Karyawan Rumah Makan jadi Korban Penikaman, Terduga Pelaku Eks Rekan Kerja

“Kondisi jalan GORR lebar, sementara jalan trans kecil, jadi pengguna kadang menganggap itu hanya jalan lorong saja,” tambahnya.

Para pemuda dikomplek GORR ini mengaku, lampu penerangan jalan hanya mengandalkan listrik prabayar. Sehingganya, ketika token listrik habis, kondisi jalanan menjadi gelap gulita ditambah minimnya rambu lalu lintas.

Berita Terkait:  Hasil Sementara Pileg DPR RI Dapil Gorontalo: NasDem Paling Teratas, Golkar Urutan Tiga

“Terkadang kami warga patungan untuk membeli token lampu jalan tersebut,” ujar para pemuda.

Untuk itu para pemuda kompleks tersebut berharap kepada instansi teknis yang berwenang

untuk dapat memperhatikan kondisi jalan tersebut agar lebih aman saat dilalui.

Berita Terkait:  Edarkan Uang Palsu, Seorang Warga Paguyaman Pantai Dibekuk Polisi

“Mulai dari lampu jalan, hingga rambu jalan yang jelas sebagai petunjuk bahwa itu perempatan jalan yang dilintasi oleh jalan trans sulawesi,” tandas mereka.(*)

Penulis: Alosius Marthen BudimanĀ 

Berita Terkait:  Wahyu Dhyatmika dan Maryadi Terpilih Pimpin AMSI Periode 2023-2027