Persepsi

Pariwisata Gorontalo: Potensi Ekonomi, Ancaman Ekologis, dan Risiko Greenwashing Tourism

×

Pariwisata Gorontalo: Potensi Ekonomi, Ancaman Ekologis, dan Risiko Greenwashing Tourism

Share this article
Pariwisata Gorontalo: Potensi Ekonomi, Ancaman Ekologis, dan Risiko Greenwashing Tourism
Prof. Dr. Ir. Hasim, M.Si.
Aparat daerah dapat menafsirkan hal ini sebagai bukti bahwa Gorontalo memiliki potensi untuk mengembangkan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan baru, bahkan sebagai engine percepatan ekonomi daerah.
Berita Terkait:  Pura-Pura Berwajah Demokrasi

Namun, jika ditelusuri lebih dalam, struktur pertumbuhan ini bersifat kota-sentris (urban concentrated): nilai ekonomi pariwisata paling banyak terkonsentrasi di Kota Gorontalo, sementara kabupaten-kabupaten dengan potensi wisata alam tinggi; Boalemo, Pohuwato, Gorontalo Utara, masih menunjukkan malam menginap dan hunian kamar yang rendah. Artinya, nilai ekonomi dari sumber daya alam pesisir dan laut justru lebih banyak “terperangkap” di pusat kota, bukan di wilayah sumber daya tersebut berada.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan stratifikatif:

Berita Terkait:  Datangi Kemenhub, Pj Gubernur Bahas Pengembangan Transportasi di Gorontalo

apakah pertumbuhan pariwisata Gorontalo benar-benar mencerminkan peningkatan kesejahteraan komunitas pesisir,

ataukah hanya menguatkan struktur ekonomi yang timpang?

Berita Terkait:  In Memoriam DR. Jusdin Puluhulawa, SH., M.Si: Tokoh Pendidik Berlatar Aktivis yang Humble dan Renyah Bersahabat

Studi ekowisata global menunjukkan bahwa pariwisata alam hanya membawa manfaat signifikan apabila tiga kondisi terpenuhi:

(1) adanya local ownership dan local control atas usaha wisata;

Berita Terkait:  Menempatkan Sejarah pada Tempatnya: Antara Ruang Peristiwa, Status Cagar Budaya dan Tanggung Jawab Pemkot

(2) system pembagian manfaat yang adil; dan

(3) perlindungan ekosistem yang terukur dan diawasi.

Berita Terkait:  Salam Perbaikan untuk Negeri yang Kehilangan Rimbanya

Gorontalo Memulai
Persepsi

Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting ketika Kepala Kantor…