Persepsi

Pariwisata Gorontalo: Potensi Ekonomi, Ancaman Ekologis, dan Risiko Greenwashing Tourism

×

Pariwisata Gorontalo: Potensi Ekonomi, Ancaman Ekologis, dan Risiko Greenwashing Tourism

Share this article
Pariwisata Gorontalo: Potensi Ekonomi, Ancaman Ekologis, dan Risiko Greenwashing Tourism
Prof. Dr. Ir. Hasim, M.Si.
Tanpa ketiga elemen tersebut, sektor pariwisata alam mudah berubah menjadi model ekstraksi nilai yang mengandalkan lanskap ekologis,
Berita Terkait:  KOTA YANG MENDIDIK

tetapi tidak memberikan imbal balik memadai bagi penjaga lanskap tersebut.

Ancaman terhadap ekowisata Gorontalo dapat ditinjau dari dua dimensi: ekologis dan kelembagaan.

Berita Terkait:  Krisis Daya Beli dan Budaya Konsumtif

Dari sisi ekologis, kawasan penyelaman, terumbu karang Teluk Tomini, dan ekosistem mangrove pesisir rentan terhadap tekanan kunjungan yang tidak terkelola dengan baik.

Ketika rata-rata lama menginap tetap rendah (sekitar 1,4 hari) sementara promosi “wisata bahari” meningkat, muncul fenomena high turnover – low appreciation,

Berita Terkait:  Pengrusakan Alat Kerja Jurnalis: Bukti Polisi Masih Represif

yaitu wisatawan melakukan aktivitas eksplorasi cepat tanpa proses edukasi, interpretasi, dan konservasi yang memadai.

Dalam banyak destinasi, pola kunjungan semacam ini berhubungan dengan meningkatnya volume sampah laut,

Berita Terkait:  Bagaimana Peta Politik Menuju Pilgub Gorontalo?

kerusakan karang akibat aktivitas snorkeling massal, serta tekanan terhadap spesies endemik.

Tanpa kebijakan daya dukung lingkungan (carrying capacity) dan zonasi konservasi berbasis bukti, pertumbuhan pariwisata dapat menggerus capital ekologis daerah.
Berita Terkait:  Gorontalo Memulai
Gorontalo Memulai
Persepsi

Kalau itu yang terjadi, kita hanya menciptakan jadwal…