Hargo.co.id, GORONTALO – Guna memaksimalkan pelayanan masyarakat dalam hal permintaan darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo menargetkan akan membangun Unit Transfusi Darah (UTD) sendiri.
Ini diungkapkan Ketua PMI Kabupaten Gorontalo terpilih Zulfikar Usira seusai pelantikan dirinya, Sabtu (8/2/2026) di RM Orasawa.
Zulfikar mengatakan, dengan terpilih dan dilantiknya menjadi Ketua PMI Kabupaten Gorontalo tentunya program di kepengurusan sebelumnya belum terlaksana akan dilanjutkan, seperti halnya membangun UTD.
“Kami akan berkolaborasi dengan PMI Provinsi dan juga akan mengajukan proposal ke pusat untuk pembangunan UTD di Kabupaten Gorontalo bisa terlaksana,” ungkap Zulfikar Usira.
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo ini lanjut mengatakan, yang pastinya ditargetkan untuk UTD di tahun 2026 ini,
tetapi jika melihat kondisi anggaran yang ada, bisa diupayakan di tahun 2027 akan dibangun infrastrukturnya.
“Tetapi kami juga akan berusaha dari luar dengan melakukan lobi-lobi seperti forkopimda,
sudah melakukan bentuk kerjasama dengan kejaksaan dalam rangka kegiatan donor darah juga meminta bantuan dari TNI/Polri,” jelas Zulfikar.
Zulfikar menambahkan, Kabupaten Gorontalo adalah wilayah terbesar se Provinsi Gorontalo dan tentunya penyumbang darah terbesar juga adalah warga Kabupaten Gorontalo.
“Catat yach setiap ibu hamil membutuhkan 4 sampai 5 kantong darah dan beberapa iven kegiatan donor darah
yang dilakukan di Kabupaten Gorontalo tetapi kantong darahnya kita titipkan di Kota Gorontalo yang punya UTD,
tetapi saat kita butuhkan darah kita kesulitan akan hal tersebut, sehingga sangat perlu membangun UTD sendiri,” tegas Zulfikar.
Aleg Golkar ini menegaskan, terpilihnya sebagai ketua PMI insya allah tanggungjawab yang belum selesai akan diselesaikan.
“Saya yakin dengan kepengurusan saya dengan sumber daya yang terukur bisa memaksimalkan program PMI
yang semuanya untuk kegiatan kemanusiaan, terutama kebutuhan darah yang sangat dibutuhkan,” tandasnya.(Deice)












