Legislatif

TAPD Gorut Diminta Seriusi Perubahan Anggaran

×

TAPD Gorut Diminta Seriusi Perubahan Anggaran

Sebarkan artikel ini
TAPD
Anggota Fraksi PAN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Lukman Botutihe. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota Fraksi PAN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Lukman Botutihe yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) mengimbau kepada pihak eksekutif terutama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk lebih serius dalam proses pembahasan perubahan anggaran, mengingat waktu yang terus berjalan.

Berita Terkait:  Draft Ranperda PPHD Ditargetkan Rampung Desember

badan keuangan

“TAPD dibawah kendali Pak Sekda sebagai Ketua TAPD untuk mempercepat prosesnya ini, usahakan lebih maksimal lagi karena mengingat tenggang waktunya semakin dekat,” tegas Lukman.

Lanjut dikatakan oleh Lukman bahwa dengan melihat kondisi keuangan hari ini yang jumlah defisitnya

badan keuangan

sangat besar, tentu membutuhkan waktu dan juga penyesuaian.

Berita Terkait:  Usulan di Musrenbangdes Harus Mengacu pada RPJMDes

“Mana anggaran yang akan kita akan ambil, mana kira-kira yang harus kita delete atau hilangkan,” jelasnya.

Hal-hal seperti ini tentu membutuhkan pembicaraan yang serius, karena memang ada sebagian kegiatan ini yang sudah jalan, yang sudah berkontrak.

Berita Terkait:  Rahmat Siap Perjuangkan Hak Desa Atas Bagi Hasil Pendapatan Pajak dan Retribusi

“Ini tidak mudah memutuskannya, karena mungkin pihak ketiga, mereka sudah melakukan kegiatan-kegiatannya sampai pada tahap misalnya pelaksanaan, tinggal menunggu kontrak dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Lukman, hal-hal seperti ini yang perlu diantisipasi oleh dinas-dinas terkait,

ketika kegiatan itu misalnya dipending kena rasionalisasi maka tidak serta merta selesai begitu saja.

Berita Terkait:  Pengkab FPTI Pohuwato Dikukuhkan, Beni Nento: Terus Lahirkan Atlet Yang Berkualitas

“Karena mereka pihak ketiga juga dilindungi aturan oleh undang-undang.

Ini perlu didiskusikan oleh dinas-dinas terkait, terkecuali jika eksekutif telah siap dengan itu semua,

saya rasa tidak ada masalah,” kata Lukman.

Pada dasarnya legislatif siap, seperti Senin (18/9/2023) kemarin, ketika Banggar siap, TAPD yang tidak datang.

Lukman menegaskan bahwa Banggar memang beranggotakan 12 orang,

namun ketika sudah ada anggota Banggar dan pimpinan mau jumlahnya berapa, sudah dapat dimulai pembahasan.

Berita Terkait:  Bahas Persoalan Keuangan Daerah, Desy: Harus Terbuka, Jangan Ada yang Disembunyikan

“Sekali lagi saya sampaikan karena teknisnya ada di ekseutif, maka TAPD lakukan lagi rapat dengan OPD terkait dengan yang sudah disampaikan,” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius M. BudimanĀ 

Berita Terkait:  F-PDIP Harap, PAW Almarhum Ali Polapa Segera Dilaksanakan



hari kesaktian pancasila