HeadlineMetropolis

Seorang Penghuni Rusunawa Telaga Ditemukan Tewas Dikamarnya

×

Seorang Penghuni Rusunawa Telaga Ditemukan Tewas Dikamarnya

Share this article
Seorang Penghuni Rusunawa Telaga Ditemukan Tewas Dikamarnya
Aparat kepolisian tengah melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga Rusunawa Kecamatan Telaga berinisial RRT alias Ruten (49) ditemukan tewas di kamarnya nomor 7 di Rusunawa Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/6/2023) malam.

Berita Terkait:  Warga Isimu Digemparkan dengan Penemuan Sesosok Mayat Laki-laki

Yang pertama menemukan RRT adalah Sartin Puhi. Saat itu, Sartin tengah asik mengobrol dengan warga Rusunawa lainnya. Di tengah obrolan, Sartin kemudian menanyakan keberadaan korban.

Sartin pun teringat, jika korban dalam kondisi sakit. Bersama warga Rusunawa lainnya, Sartin kemudian menuju ke kamar hunian korban. Setibanya di depan pintu kamar, Sartin mengetuk pintu kamar korban, namun tak ada jawaban.

Berita Terkait:  Seorang Gadis Dibawah Umur di Kota Gorontalo Jadi Korban Pencabulan Sang Paman

Sartin lantas memerintahkan anaknya untuk melihat RRT melalui fentilasi.

“Anak saya yang saya suruh naik keatas menggunakan tangga. Tiba-tiba anak saya terlihat kaget, dan benar saja, anak saya melihat jika korban sudah tak bergerak lagi dan dalam posisi terlentang,” beber Sartin.

Sartin Puhi yang juga penghuni rusun mengaku terakhir melihat korban pada Ahad (25/6/2023) sore. Kala itu, korban baru saja membuang sampah di sekitar Rusunawa.

Berita Terkait:  Melawan Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas

“Hari Minggu sekitar jam 4 sore habis buang sampah, beliau duduk dengan saya dan saya sempat tanya kalau sudah makan, karena kondisiya terlihat pucat,” katanya.

Sartin pun menanyakan ke korban, apakah sudah makan atau belum? Korban menjawab jika kondisinya dalam keadaan baik-baik saja.

“Saya sempat tanya kalau sudah makan apa belum. Saya pun menawarkan ke dia untuk di buatkan teh, tapi beliau tak mau dan langsung masuk kamar, ” ungkap Sartin.

Berita Terkait:  Terpilih Secara Aklamasi, Eduart Wolok Kembali Nakhodai UNG

Sartin mengaku, sejak saat itu dirinya tidak lagi melihat korban keluar kamar.

Sebelumnya, kata Sartin, korban mengaku mengalami kecelakaan pada Ahad dini hari.

“Jadi hari Minggu dini hari itu dia (Korban) pulang dalam kondisi luka-luka. Dia bilang dia celaka, tapi tidak tahu celaka dengan apa. Celana ada darah dan tangannya luka,” ungkap Sartin.

Berita Terkait:  Seorang Warga Sulteng Diringkus Polisi di Sipatana Lantaran Sabu-sabu

Kasus ini sendiri telah di tangani oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, korban telah dibawa ke Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango oleh pihak keluarga untuk di semayamkan.(*)

Penulis: Deice