Metropolis

Tiga Kardus Cap Tikus Ditinggal di Dermaga, Polisi Gagalkan Dugaan Pengiriman ke Luwuk

×

Tiga Kardus Cap Tikus Ditinggal di Dermaga, Polisi Gagalkan Dugaan Pengiriman ke Luwuk

Share this article
Tiga Kardus Cap Tikus Ditinggal di Dermaga, Polisi Gagalkan Dugaan Pengiriman ke Luwuk
Barang bukti minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus yang berhasil diamankan petugas pelabuhan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Rencana pengiriman puluhan botol minuman keras (miras) jenis Cap Tikus melalui jalur laut, diduga gagal setelah barang tersebut ditemukan terlantar di kawasan Dermaga II Pelabuhan Gorontalo, Jumat (11/9/2026) sore.

Berita Terkait:  Ahli Hukum: Penetapan Tersangka Konten Kreator ZH Sudah Sesuai Prosedur

Sebanyak 72 botol Cap Tikus yang dikemas dalam tiga kardus bekas air mineral, diamankan personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo (KPG). Barang tersebut diduga akan dikirim ke Luwuk, Sulawesi Tengah, menggunakan kapal tol laut KM Sabuk Nusantara 76.

Informasi yang dirangkum awak media, penemuan itu bermula saat personel Polsek KPG melaksanakan pengamanan keberangkatan KM Sabuk Nusantara 76. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati tiga kardus tersegel yang diletakkan di dekat tumpukan peti kemas.

Berita Terkait:  Polisi Selidiki Insiden 8 Warga Kota Gorontalo yang Keracunan Mie Goreng

Keberadaan kardus tanpa pemilik itu kemudian menimbulkan kecurigaan. Dua personel Polsek KPG, Aipda Halpen Montolalu dan Bripka Marswendy Sirenden, berupaya mencari pemilik barang dengan menanyakan kepada warga serta buruh yang berada di sekitar dermaga.

Namun, tidak seorang pun mengaku sebagai pemilik kardus tersebut. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan personel Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memeriksa isi kemasan.

Berita Terkait:  Risman Taha Divonis 7 Bulan Penjara

Pemeriksaan yang disaksikan sejumlah buruh itu akhirnya mengungkap isi kardus. Di dalamnya terdapat botol plastik berukuran 600 mililiter yang berisi miras jenis Cap Tikus.

Masing-masing kardus berisi 24 botol. Dengan demikian, total barang bukti yang diamankan mencapai 72 botol atau sekitar 43,2 liter miras.

Berita Terkait:  Terlibat Balap Lari, 24 Remaja Diamankan Polsek Kota Timur

Kapolsek KPG, Ipda Susanto Otodu, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, barang mencurigakan itu ditemukan ketika personel melakukan pengamanan aktivitas keberangkatan kapal.

“Saat dilakukan pengamanan keberangkatan KM Sabuk Nusantara 76, personel melihat ada tiga kardus air mineral tersegel di dekat tumpukan peti kemas. Setelah ditanyakan kepada masyarakat sekitar lokasi, tidak ada yang mengaku pemiliknya. Saat dibuka bersama petugas KSOP dan disaksikan warga sekitar, ternyata isinya Miras jenis Cap Tikus,” ujar Susanto.

Berita Terkait:  Tanah Longsor Putuskan Akses Penghubung Dua Kecamatan di Boalemo

Polisi menduga puluhan botol Cap Tikus tersebut sengaja disiapkan untuk dikirim ke Luwuk dan selanjutnya diedarkan di wilayah Sulawesi Tengah.

Dugaan itu didasarkan pada rencana keberangkatan KM Sabuk Nusantara 76 yang melayani rute Gorontalo-Luwuk. Meski demikian, hingga kapal bersiap berlayar, barang tersebut masih berada di area dermaga dan belum sempat dibawa masuk ke kapal.

Berita Terkait:  Satu Unit Rumah di Liluwo Hangus Terbakar

Susanto menduga, pemilik atau pengirim sengaja meninggalkan barang tersebut setelah melihat ketatnya pengawasan aparat di kawasan pelabuhan.

“Pemilik kemungkinan melihat ketatnya arus pemeriksaan petugas gabungan di dermaga, sehingga barang tersebut ditinggalkan begitu saja di dekat peti kemas,” tegasnya.

Berita Terkait:  Diduga Peras Warga, Dua Oknum Polisi di Polsek Tolangohula di Nonjob

Pengamanan aktivitas pelabuhan saat itu melibatkan personel gabungan dari Polri, Lanal, dan KSOP. Pengawasan dilakukan terhadap aktivitas penumpang maupun barang yang akan diangkut melalui jalur laut.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mako Polsek KPG. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pemilik serta pihak yang diduga mengirim 72 botol Cap Tikus tersebut.

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Kasus Perdagangan Orang Modus Pijat Refleksi di Gorontalo

“Penyidik akan menelusuri asal barang dan tujuan pengirimannya, guna memastikan jaringan distribusi Miras ilegal yang diduga memanfaatkan jalur transportasi laut,” pungkasnya.(Tha)