Legislatif

Komunikasi Antara Eksekutif dan Legislatif Gorut Harus Lebih Dimaksimalkan

×

Komunikasi Antara Eksekutif dan Legislatif Gorut Harus Lebih Dimaksimalkan

Share this article
draft perubahan, Komunikasi Antara Eksekutif dan Legislatif Gorut Harus Lebih Dimaksimalkan - KUA-PPAS
Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deasy S.M Datau. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Deasy S.M Datau berharap agar komunikasi kelembagaan antara eksekutif dan legislatif lebih maksimal lagi pada tahun ini.

Berita Terkait:  DPRD Gelar RDP Dugaan Gratifikasi di Kabgor, Berikut Hasilnya

Apa yang disampaikan oleh Deasy tersebut bukan tanpa sebab. Menurutnya, belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak persoalan daerah yang muncul akibat kurangnya komunikasi antara legislatif dan eksekutif.

“Kita tentu bersama-sama berharap agar ditahan anggaran 2024 ini, Gorut Akan lebih baik lagi, dan untuk itu, salah satunya yang perlu untuk diperhatikan yakni komunikasi kelembagaan,” ungkap Deasy.

Berita Terkait:  APBD Kota Gorontalo Tahun 2027 Diminta Fokus pada Program Prioritas Warga

Menurut Deasy, selama ini, komunikasi antara pihaknya dengan eksekutif sudah berjalan. Hanya saja, kata dia, komunikasi tersebut kurang intens.

“Namun bagaimana intensitas komunikasi yang dilakukan tersebut lebih maksimal lagi. Apalagi, ketika berbicara soal kepentingan daerah,” kata Ketua DPC PDIP Gorut tersebut.

Berita Terkait:  Aliansi Mahasiswa Gelar Demo di DPRD, Terkait Dugaan Pungli di Desa Polohungo

Deasy berharap kondisi daerah yang terjadi sebelumnya akan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, dan kedepannya dapat lebih berbenah lagi. Agar, ucap Deasy, ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, dapat dicarikan jalan keluarnya secara bersama-sama.

Terkait dengan komunikasi antar lembaga, Deasy berharap agar ada keterbukaan dan juga transparansi.

Berita Terkait:  Warga Pohuwato Timur Butuh Drainase, Guru Idi: Tahun Depan Direalisasikan

“Selama ini juga kami sering kecolongan, dan ini dikarenakan tidak adanya teansparansi dan keterbukaan, sehingga terlihat seperti sembunyi-sembunyi,” tegasnya.

Terhadap kebijakan-kebijakan yang akan diambil, lanjut dia, selama itu menjadi hak dari eksekutif silahkan saja. Asalkan selama masih dalam koridor dan batas kewajiban, serta sesuai dengan regulasi dan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait:  Penanganan TPA Molantadu Butuh Kerjasama Berbagai Pihak

“Namun jika itu membutuhkan pertimbangan ataupun saran dari legislatif, silahkan saja, karena kami selalu terbuka. Apalagi, untuk kepentingan daerah,” ujarnya.

Untuk itu, di tahun politik ini, Deasy tetap berharap agar seluruh program pembangunan daerah dapat terlaksanakan dengan maksimal dan jauh dari intrik politik.

Berita Terkait:  Zulfikar Usira Ingatkan JCH Jaga Kesehatan dan Kekompakan

“Kondisi Daerah juga tentu diharapkan tetap kondusif, masyarakat lebih dewasa dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi,” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius M. Budiman 

Berita Terkait:  Komisi II DPRD Gorut Soroti OPD Penghasil PAD: Maksimalkan yang Potensial