Metropolis

Respon Kapolres Terkait Dugaan Oknum Polisi ‘Bekingi’ Peredaran Miras di Bone Bolango

×

Respon Kapolres Terkait Dugaan Oknum Polisi ‘Bekingi’ Peredaran Miras di Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
Respon Kapolres Terkait Dugaan Oknum Polisi 'Bekingi' Peredaran Miras di Bone Bolango
Tim Ops Pekat Otanaha II Polres Bone Bolango saat mengamankan ratusan botol miras di wilayah tersebut. (Foto: Dok. Polri)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kapolres Bone Bolango AKBP Muhammad Alli memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat peredaran miras tanpa ijin di Daerah itu.

Berita Terkait:  Satu Unit Toko di Limboto Hangus Terbakar

Hal tersebut disampaikannya merespon informasi terkait adanya penjual miras tanpa ijin di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango yang diduga dibekingi pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun media ini berdasarkan keterangan warga sekitar,

pemilik warung yang diketahui berinisial S alis TRA ini diduga dibekingi oleh oknum polisi untuk mengamankan usahanya.

Berita Terkait:  Pengemudi Mengantuk, Anak Dibawah Umur Nyaris jadi Korban Tabrakan Mini Car

Menurut warga, transaksi penjualan miras tanpa ijin tersebut berlangsung hampir 24 jam, atau buka siang dan malam.

Mirisnya, lokasi penjualan miras ini hanya berjarak kurang dari satu kilometer dari kantor Kepolisian Sektor (Polsek) yang juga kompleks pusat pemerintahan Kecamatan Tilongkabila.

Berita Terkait:  Satu Unit Rumah di Yosonegoro Hangus Terbakar

Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Narkoba Polres Bone Bolango IPTU Dimas Wicaksono Wijaya mengatakan,

pihaknya pernah melakukan razia di lokasi penjualan miras tanpa ijin tersebut.

“Informasinya ada di razia untuk pemilik inisial S, datanya ada di admin, saya tanya nanti,” kata IPTU Dimas Wicaksono Wijaya dalam keterangannya kepada awak media.

Berita Terkait:  Ismet Mile Tanggapi Balik Pernyataan Ridwan: Tak Ada Ruangan VVIP

Hal ini dipertegas oleh Kapolres Bone Bolango AKBP Muhammad Alli. Dirinya memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat peredaran miras di Daerah itu.

“Tidak ada anggota yang bekingi miras,” kata AKBP Muhammad Alli dalam keterangannya.

Berita Terkait:  Dugaan Kasus Money Politik PSU Pilkada Gorut, Enam Kades jadi Buron Polisi

“Penganiayaan, pemerkosaan dan lain-lain banyak terjadi karena miras. Makanya saya tidak mentolerir terkait masalah miras,” tandasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Aktivitas PETI di Balayo Diduga Gunakan Alat Berat, Kades: Mungkin Ada 8 Ekskavator