Metropolis

Rental PS di Kabila Diserang Panah Wayer, Dua Pemuda Nyaris Jadi Korban

×

Rental PS di Kabila Diserang Panah Wayer, Dua Pemuda Nyaris Jadi Korban

Share this article
Rental PS di Kabila Diserang Panah Wayer, Dua Pemuda Nyaris Jadi Korban
Panah wayer yang digunakan pelaku dan televisi rental PS yang layarnya retak dan menghitam akibat terkena serangan, Kamis dini hari (29/5/2025), di Desa Talango, Kecamatan Kabila. (F. Saraswati Usman/mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebuah rental Play Station (PS) di Desa Talango, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, diserang orang tak dikenal (OTK) menggunakan panah wayer, Kamis (29/05/2025) Pukil 02:00 Wita.

Berita Terkait:  Pedagang di Pusat Perdagangan Mulai Bersihkan Lapak dari Lumpur Pasca Banjir Surut

Teror panah wayer ini nyaris mengenai warga yang berada di lokasi rental, masing-masing penjaga rental dengan identitas Noval Azis dan salah satu pelanggan dengan identitas Rifal Sidiki.

Pemilik rental, Djamil Rizki Yusuf, mengungkapkan, saat kejadian ia tidak berada di tempat. Namun ia menerima laporan dari Noval, penjaga sekaligus korban.

Berita Terkait:  Polsek Kota Timur Sita 29 Dus Bir dan 24 Botol Cap Tikus dari Padebuolo

“Noval cerita saat itu dia ikut bermain bersama pelanggan untuk menghilangkan penat. Tiba-tiba layar televisi retak dan suara keras terdengar. Mereka kira ledakan kecil, tapi ternyata ada busur panah jatuh di lantai,” jelas Djamil Rizki Yusuf.

Dikatakan Djamil, Kondisi saat itu mendadak panik. Semua pemain langsung menghentikan permainan dan menutup pintu rental demi menyelamatkan diri.

Berita Terkait:  Motor Tabrak Mobil Pikap di Pulubala, Pengendara Tak Sadarkan Diri

“Bayangkan, televisi tiba-tiba kabur dan retak, lalu ada busur panah jatuh. Itu bukan hal biasa. Mereka semua syok dan ketakutan,” ujar Djamil.

Djamil mengatakan, kasus ini telah dilaporkan ke Mapolsek Kabila pasca kejadian. Namun belum ada tindak lanjut pihak Kepolisian.

Berita Terkait:  Diskotik Tiara Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Saya hanya ingin agar kasus ini di tindak lanjuti lebih dalam untuk menyelidiki pelakunya, karena ini bukan hanya perihal materi, tetapi juga soal nyawa seseorang. Saya harap kasus ini segera ditindak agar tak ada korban lain,” ungkap Djamil tegas.

Sementara itu, Djamil juga mengungkapkan, Warga sekitar kini merasa resah dan khawatir atas insiden ini. Mereka berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus tersebut demi menjaga keamanan lingkungan. Rizki pun mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan mengharapkan agar kasus ini bisa menjadi perhatian oleh pihak berwenang dan publik.

Berita Terkait:  Pernah Terjerat Curanmor-Narkoba, Residivis Ini Kembali Dibekuk Polda Gorontalo

“Tolong kase viral, supaya polisi lebih serius tangani ini. Kalau dibiarkan, takutnya akan ada korban berikutnya,” tegas Djamil.

Sementara itu, terkait aksi teror panah wayer ini, Kapolsek Kabila, Iptu Verron Baiku, membenarkan insiden tersebut.

Berita Terkait:  Mahasiswa IAIN Meninggal Saat Pengkaderan Jurusan, Ini Reaksi Pihak Kampus

“Kami akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Verron Baiku. (Mg-12)