HeadlineMetropolis

Mantan Ketua Partai Berkarya Diduga Lakukan Pemerkosaan, Terancam 12 Tahun Penjara

×

Mantan Ketua Partai Berkarya Diduga Lakukan Pemerkosaan, Terancam 12 Tahun Penjara

Sebarkan artikel ini
Mantan Ketua Partai Berkarya Diduga Lakukan Pemerkosaan, Terancam 12 Tahun Penjara
Mantan Ketua Partai Berkarya Provinsi Gorontalo yang bernama FN (Menggunakan Jaket Hitam), diserahkan oleh pihak penyidik Satuan Reskrim Polres Gorontalo Utara (Gorut), kepada pihak Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara (Gorut), terkait dengan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual.

Hargo.co.id, GORONTALO – Mantan Ketua Partai Berkarya Provinsi Gorontalo periode 2018-2023 yang bernama FN, diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berusia 21 tahun di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Berita Terkait:  Soal PETI Balayo, Kapolsek: Saya Sudah Lakukan Himbauan untuk Dihentikan

Informasi yang dirangkum awak media, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 18 Agustus 2024, sekitar pukul 23.30 Wita, di sebuah kamar mandi yang terletak di warung orang tua korban di Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Pada saat itu, Bunga (Samaran,red) sedang menjaga warung bersama ibunya. Tak lama berselang, datang FN ke warung tersebut untuk memesan makan dan secangkir kopi.

Berita Terkait:  Polisi Bekuk Terduga Pelaku Curanmor di Tomulabutao

Bunga pun menyampaikan pesananan FN kepada ibunya. Setelah pesanan selesai, Bunga mengantarkan pesanan itu kepada FN. Selanjutnya Bunga meminta izin kepada sang ibu untuk pergi ke toilet.

Setelah berada di toilet yang berjarak kurang lebih 15 meter dari warung, Bunga hendak buang air kecil. Setelah itu, tiba-tiba Bunga kaget karena ada yang memeluk dan membungkam mulutnya dari arah belakang. Ketika Bunga menoleh ke belakang, ternyata orang tersebut adalah FN. Seketika itu tubuh Bunga ditarik oleh FN. Sontak saja, hal itu membuat Bunga merontah dengan menggerakkan badannya.

Berita Terkait:  Enam Terduga Pelaku Pencurian Knalpot dan Velg Motor Diringkus Polisi

Hanya saja hal itu tidak membuahkan hasil karena FN lebih kuat dan terus menahan tubuhnya dengan tangan.