Metropolis

Laka Tunggal di Pontolo, Butuh 45 Menit Keluarkan Korban Tewas Lantaran Terjepit

×

Laka Tunggal di Pontolo, Butuh 45 Menit Keluarkan Korban Tewas Lantaran Terjepit

Share this article
Laka Tunggal di Pontolo, Butuh 45 Menit Keluarkan Korban Tewas Lantaran Terjepit
Proses evakuasi korban kecelakaan Pontolo yabg terjepit diantara badan kendaraan dan pohon, Kamis (13/02/2025). (Foto: Alosius M. Budiman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kecelakaan tunggal di ruas Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menyebabkan seorang korban meninggal yakni Risky Zainal Basri, dan dua korban lainnya mengalami luka berat dan ringan yakni Irfan Hajir Basri dan Hein Razak.

Berita Terkait:  Polresta Gorontalo Kota Bahas Pelaksanaan Operasi Ketupat Bersama Lintas Sektoral

Kejadian laka tunggal tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Kala itu, truk tangki B 9167 SFV dikemudikan oleh Irfan Haji Basir (38) dari arah Kota Gorontalo dengan maksud mengantar BBM jenis Pertalite ke SPBU Pontolo, Kwandang.

Saat melintas di Pontolo truk tangki tersebut hilang kendali yang diduga karena rem tidak berfungsi atau blong. Akibatnya, truk tangki tersebut menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya menabrak pohon.

Berita Terkait:  Polda Gorontalo Didesak Segera SP3 Kasus Penipuan Jual Beli SPBE

Akibat benturan tersebut, bagian depan truk ringsek berat, dan mengakibatkan Risky Zainal Basri bagian kakinya terjepit dengan badan truk, sementara bagian kepalanya terjepit diantara bodi truk dan batang pohon.

Pengemudi truck Irfan Haji Basir mengalami luka robek pada bagian leher sebelah kanan, luka robek pada bagian kaki sebelah kiri dan patah tulang pada bagian kaki sebelah kiri.

Berita Terkait:  Sidang Perkara Penipuan Jual Beli SPBE, Terdakwa Sebut Ada Dugaan Laporan Palsu

Hein Razak mengalami benturan pada bagian kepala dan luka lecet pada bagian kaki.

Dan Risky Zainal Basri mengalami benturan pada bagian kepala, dada, belakang dan patah tulang

pada bagian kaki sehingga mengakibatkan Meninggal Dunia.

Berita Terkait:  Satu Unit Bentor Bermuatan Galon Berisi BBM Hangus Terbakar

Untuk proses evakuasi korban terjepit memerlukan waktu kurang lebih 45 menit,

yang dilakukan oleh pihak BASARNAS dan dibantu oleh Damkar Pemkab Gorut, aparat kepolisian dan anggota TNI.

Berita Terkait:  Ratusan Butir Obat Keras Tanpa Resep Dokter Diamankan Polresta Gorontalo Kota

Tim penyelamat sendiri dalam melakukan upaya evakuasi sangat berhati-hati sekali, karena tangki truk masih berisi pertalite, sehingga ditakutkan akan terjadi ledakan ketika ada percikan api sedikit saja. Pada saat proses pemotongan bodi truk, pemadam menyiramkan air kearah badan truk.

Korban sendiri diikat menggunakan tali carmantel untuk menahan tubuhnya agar tidak terjatuh saat proses pemotongan. Yang agak sulit pada saat mengeluarkan bagian kepala dan bagian kaki.
Berita Terkait:  Live Streaming Musik Outdoor, Jadi Cara Anak Muda Ini Lestarikan Ikon Gorontalo

Selain karena kondisi truk tangki yang memang ringsek parah, petugas juga kesulitan memotong besi truk yang cukup padat dan keras.

Setelah berusaha cukup lama, akhirnya korban bisa dievakuasi sekitar pukul 12.30 Wita dan langsung dibawa ke RS. Bhayangkara Limboto.

Berita Terkait:  Seorang Maling Motor di Gorontalo Diringkus Polisi di Lokasi Permainan Biliard

Sementara itu Kasat Lantas Polres Gorut, Iptu Bayu Aji Prabowo, S.T.r.K saat ditemui di TKP mengatakan

bahwa untuk kasus ini sudah dalam penanganannya.

Berita Terkait:  Polres Boalemo Klarifikasi Isu Penolakan Laporan PETI, Pelapor Tempuh Jalur Propam

“Ini juga kecelakaan tunggal, namun kita tetap akan melakukan proses sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.(Alosius)