Metropolis

Korban Terseret Arus Sungai Boalemo Ditemukan Tak Bernyawa

×

Korban Terseret Arus Sungai Boalemo Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Korban Terseret Arus Sungai Boalemo Ditemukan Tak Bernyawa
Proses evakuasi korban Yahya Hasan (68) yang ditemukan sudah tidak bernyawa oleh Tim SAR, Kamis (06/03/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Yahya Hasan (68), Warga Desa Boalemo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yang hilang terseret arus sungai pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 17:35 Wita, akhirnya ditemukan.

Berita Terkait:  Cegah Praktik Kecurangan, Polres Pohuwato Datangi Seluruh SPBU

Korban ditemukan oleh Nani Molahu, warga Desa Posso, sekitar Pukul 06.20 Wita, Kamis (6/3/2025) dalam keadaan tidak bernyawa di tepi aliran sungai Posso, Dusun Irigasi Kecamatan Kwandang.

Saat itu, Nani Molahu yang akan pergi memindahkan hewan ternaknya yang berada di seberang sungai,

Nani kemudian melihat korban dalam keadaan terapung.

Berita Terkait:  Polisi Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Kabila Bone

Sontak penemuan tersebut kemudian langsung disampaikan oleh Nani kepada Tim SAR Gabungan

yang saat itu tengah bersiap melakukan pencarian bersama dengan warga setempat yang tidak jauh dari lokasi penemuan.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI, Polri

dan masyarakat langsung menuju lokasi penemuan korban untuk melakukan evakuasi.

Berita Terkait:  Kebakaran di Luhu Diduga Akibat Korsleting Listrik

Korban yang sudah tidak bernyawa tersebut kemudian langsung dibawa ke rumah dan diserahkan ke pihak keluarga di Dusun Pakuku, Desa Boalemo.

Atas penemuan korban hilang tersebut, Kepala Basarnas Gorontalo melalui Koordinator Pos Kwandang,

Rickyanda Dako, menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut berperan aktif dalam usaha pencarian korban

sejak semalam sampai dengan korban ditemukan dan dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Berita Terkait:  Pelecehan Bocah di Telaga: Terduga Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

“Saya juga mewakili Tim SAR Gabungan selain menyampaikan terimakasih, juga turut berdukacita kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan semoga apa yang kita lakukan dibulan Ramadan ini beroleh berkah dari yang maha kuasa,” ungkapnya.

Kedepannya Ricky berharap agar tidak ada lagi kejadian seperti ini. Untuk itu, masyarakat diimbau agar memperhatikan perubahan cuaca dan kondisi lingkungan ketika beraktivitas diluar rumah.

Berita Terkait:  Seorang Wanita di Marisa Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Anggota Polri

“Jika ada peristiwa yang membutuhkan bantuan pihak SAR, masyarakat jangan sungkan untuk menghubungi kami secepatnya,” tandasnya. (Alosius)