HeadlineKota Gorontalo

Kantor Satpol PP Diduga Diserang Sejumlah Oknum Polisi, Adhan Minta Kapolda Beri Sanksi Tegas

×

Kantor Satpol PP Diduga Diserang Sejumlah Oknum Polisi, Adhan Minta Kapolda Beri Sanksi Tegas

Share this article
Kantor Satpol PP Diduga Diserang Sejumlah Oknum Polisi, Adhan Minta Kapolda Beri Sanksi Tegas
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika melihat kondisi kantor Satpol PP yang diserang sejumlah oknum polisi, Ahad (6/7/2025). (Foto: Rendi Wardani Fathan/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo diserang yang diduga sejumlah oknum polisi. Insiden terjadi pada Ahad (6/7/2025) dini hari.

Berita Terkait:  Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Wakapolda Gorontalo Geser ke Riau

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat Satpol PP melaksanakan razia minuman keras (Miras) di salah satu cafe yang terletak di Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Di sana petugas mendapati Miras jenis cap tikus tengah tersaji di dalam cerek di dalam room karaoke.

“Ada LC juga di dalam room karaoke. Selain itu, izin usaha sudah berakhir tahun 2024 kemarin,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Gorontalo, Mulki Datau.

Berita Terkait:  Demam Piala Dunia Mulai Terasa, Pedagang Bendera Ramaikan Sudut Kota Gorontalo

Namun, ketika petugas akan meninggalkan tempat, terjadi insiden saling dorong antara petugas dengan salah satu oknum polisi yang melakukan penyerangan kantor Satpol PP.

Menyikapi hal itu, Mulki mengajak oknum polisi tersebut, ke kantor untuk penyelesaian masalah. Namun, oknum polisi tak mengindahkan imbauan dari Mulki.

Berita Terkait:  Sudah Ratusan UMKM Terdaftar di E-Katalog, Ismail Madjid Apresiasi Program JEMPOL ELOK dan BELLE UMKM

Tak lama berselang datang orang tua dari oknum polisi itu, yang juga pemilik cafe.

“Kami pun langsung ajak orang tuanya ke kantor untuk menyelesaikan masalah terjadi. Tapi, setelah tiba di kantor, ada tawaran ke kami untuk tidak memproses hasil razia Miras, sebagai balasnya, kejadian dugaan pemukulan tidak akan dibawah ke ranah hukum. Tapi, saya tolak, karena dua hal itu, berbeda. Anggota saya pun menyatakan tidak ada aksi pemukulan. Pun kalau ada pemukulan, dilaporkan ke pihak berwajib,” tegas Mulki.

Berita Terkait:  Dari Parkir ke Pembangunan: Peran dan Eksistensi Retribusi Parkir di Kota Gorontalo

Persoalan pun mandek. Pemilik cafe atau orang tua si oknum polisi meninggalkan kantor Satpol PP.

Beberapa jam kemudian, ada sejumlah pemotor yang menggeber-geber gas di depan kantor Satpol PP. Mereka diduga kuat adalah teman angkatan dari oknum polisi tadi.

Berita Terkait:  Pulang Merantau dan Diduga Bawa Sabu, Seorang Pria Diamankan Polisi

Tiba-tiba terdengar suara seng yang diduga akibat lemparan batu. Kemudian ada lemparan kedua yang mengenai kaca depan kantor Satpol PP. Tak lama berselang, sejumlah oknum polisi masuk ke dalam kantor.

“Mereka merusak sejumlah fasilitas. Satu diantaranya CPU di ruangan penyidik,” ungkap Mulki.

Berita Terkait:  PC IMM Kabgor Desak Aleg WM Dicopot Usai Ucap Rampok Uang Negara

Tak terima hal itu, Mulki dan sejumlah anggotanya mengadukan hal tersebut, ke Polresta Gorontalo Kota. Saat ini, sejumlah saksi tengah diperiksa. Sedangan oknum polisi yang diduga melakukan penyerangan, terinformasi telah diamankan oleh Paminal Polda Gorontalo.

Sementara itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi, belum lama ini, kepolisian baru saja merayakan hari jadinya yang mengambil tagline Polisi bersama masyarakat.

Berita Terkait:  BPS: Kota Gorontalo Alami Inflasi 2,22 Persen pada Maret 2025

“Tagline itu tak relevan dengan kejadian dini hari tadi,” tegas Adhan Dambea.

Dia pun meminta kepada Kapolda Gorontalo untuk menindak tegas oknum anggotanya yang telah melakukan penyerangan.

Berita Terkait:  Usai Ramadan, Pemkot Gorontalo akan Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Sementara, cafe yang menjadi akar masalah, akan ditutup secara permanen.

“Cafenya akan ditutup. Karena ilegal, tidak memiliki izin,” pungkasnya.(Rendi) 

Berita Terkait:  Adhan Sidak Musala Citimall, Temukan Bau Menyengat: Manajemen Segera Dipanggil