Kota Gorontalo

Takbiran Keliling Comeback! Adhan Siap Bangkitkan Tradisi Malam Lebaran di Gorontalo

×

Takbiran Keliling Comeback! Adhan Siap Bangkitkan Tradisi Malam Lebaran di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Adhan akan Berangkatkan Umrah Peraih Juara MTQ KORPRI
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea memastikan pihaknya akan kembali menggelar pawai takbiran keliling pada malam Idulfitri mendatang.

Berita Terkait:  Gelar GSSB di Masjid Al Jamaah, Ismail Ingatkan Hal Ini ke Warga

Kegiatan ini direncanakan menjadi momentum kebangkitan tradisi malam lebaran yang telah lama tidak dilaksanakan di daerah tersebut.

“Sudah lama Pemkot tidak bikin Takbiran keliling. Saya akan hidupkan lagi kegiatan ini,” tegas Adhan Dambea saat diwawancarai usai perayaan Cap Go Meh 2026, Selasa (3/3/2026).

Berita Terkait:  Perda Perubahan Disetujui Dekot Gorontalo, Selangkah Lagi Bapenda jadi OPD Baru

Rencana pelaksanaan takbiran keliling ini, lanjut Adhan, bukan semata perayaan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kebersamaan antar warga di Kota Gorontalo.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif, sehingga tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan serta ketertiban kota.

Berita Terkait:  Di Kampanye Pemanfaatan Pangan Lokal B2SA, Ismail Serahkan Bantuan For 150 Anak Kurang Gizi

Adhan Dambea juga menyebut Kota Gorontalo dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang tinggi.

Karena itu, setiap kebijakan terkait perayaan keagamaan selalu dikomunikasikan dan mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sebagai wujud sinergi pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga harmoni sosial.

Berita Terkait:  Wakil Wali Kota Gorontalo Jalani Prosesi Adat Moloopu

Adhan juga menegaskan, sebagai Wali Kota Gorontalo dirinya bertanggung jawab atas seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun etnis.

Ia menyatakan komitmennya untuk menjadi pemimpin bagi semua golongan, termasuk umat Kristiani, umat Buddha, serta warga etnis Tionghoa.

Berita Terkait:  Adhan Sebut Ada Upaya Menjebaknya dalam Kasus Penganiayaan di Sentral, Usai Puasa akan Demo Kejari

Menurutnya, prinsip inklusivitas tersebut menjadi dasar dalam setiap kebijakan pemerintah daerah,

agar seluruh program dan kegiatan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat secara adil dan merata.(Adv) 

Berita Terkait:  Program Pengendalian Banjir di Kota Gorontalo Masuk Fase Pengadaan Lahan