Hargo.co.id, GORONTALO – Kesuksesan penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat daerah. Di balik kelancaran agenda nasional tersebut, terdapat peran penting Event Organizer (EO) lokal, CV Maha Karya Nusantara, yang dipercaya menangani berbagai aspek pelaksanaan kegiatan secara profesional.
PENAS XVII menjadi perhatian nasional karena dihadiri sejumlah tamu penting negara. Pembukaan yang berlangsung pada 20 Juni 2026 dihadiri Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, sedangkan penutupan pada 24 Juni 2026 dihadiri langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Agenda ini juga diikuti para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, duta besar negara sahabat, serta ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Direktur CV Maha Karya Nusantara, Fery Uloli, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan lokal untuk menangani event berskala nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar.
Menurutnya, seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan lancar berkat persiapan yang matang, koordinasi yang intensif, serta dedikasi seluruh tim.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan tanpa kendala berarti. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sebagai perusahaan lokal yang mampu mendukung suksesnya agenda nasional yang dihadiri Presiden, Wakil Presiden, para menteri hingga para duta besar,” ujar Fery.
Ia mengungkapkan, pengalaman menangani PENAS XVII menjadi salah satu pencapaian penting bagi CV Maha Karya Nusantara.
Selama proses persiapan hingga pelaksanaan, pihaknya menjalin komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan berbagai instansi,
termasuk jajaran Istana Negara, untuk memastikan seluruh standar protokoler dan teknis kegiatan terpenuhi.
“Pengalaman ini sangat berharga. Kami belajar banyak tentang koordinasi penyelenggaraan acara kenegaraan, mulai dari penerapan protokol hingga sinergi dengan seluruh unsur pengamanan dan panitia. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk menangani event-event besar berikutnya,” katanya.
Fery juga menegaskan bahwa seluruh tenaga kerja yang dilibatkan dalam pelaksanaan PENAS XVII merupakan putra-putri daerah Gorontalo.
“Kami ingin membuktikan bahwa sumber daya manusia Gorontalo memiliki kemampuan dan profesionalisme untuk menangani event berskala nasional. Semua SDM yang terlibat berasal dari Gorontalo,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh vendor, mitra kerja, serta tim yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh vendor, mitra, dan tim yang telah memberikan dedikasi terbaik selama penyelenggaraan PENAS XVII,” ucapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah memberikan kepercayaan kepada
CV Maha Karya Nusantara untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan agenda nasional tersebut.
“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme dalam setiap penyelenggaraan event,” tuturnya.
Menurut Fery, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pengalaman CV Maha Karya Nusantara
dalam menangani berbagai kegiatan berskala besar sebelumnya, seperti Festival Karawo dan sejumlah event regional maupun nasional lainnya.
Pelaksanaan PENAS XVII juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Tridi Productions dan Riz Productions yang turut mendukung aspek teknis serta operasional di lapangan.
Kesuksesan PENAS XVII di Gorontalo menjadi bukti bahwa perusahaan lokal mampu tampil sebagai penyelenggara yang profesional dalam event berskala nasional.
Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa sumber daya manusia Gorontalo memiliki kapasitas dan kualitas
untuk mengelola kegiatan besar yang menghadirkan Presiden, Wakil Presiden, jajaran kabinet, tamu negara,
hingga para duta besar dari berbagai negara.(Rls)












