Gorontalo

Wagub Idah Bawa Pasar Murah Bersubsidi ke Biluhu, 1.000 Warga Terbantu

×

Wagub Idah Bawa Pasar Murah Bersubsidi ke Biluhu, 1.000 Warga Terbantu

Share this article
Wagub Idah Bawa Pasar Murah Bersubsidi ke Biluhu, 1.000 Warga Terbantu
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menyapa masyarakat Kecamatan Biluhu yang berbelanja di pasar murah bersubsidi di Desa Biluhu Barat, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Nova/Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Provinsi Gorontalo kembali menghadirkan pasar murah bersubsidi sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Berita Terkait:  Wagub Idah Tutup Turnamen Badminton Merebutkan Piala Menpora

Kali ini, program tersebut menyasar 1.000 warga di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung di Lapangan Desa Biluhu Barat, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Faisal Lamaraka.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Tekankan Efektivitas Anggaran di Paripurna Deprov Gorontalo

Kehadiran keduanya disambut antusias masyarakat yang sejak pagi memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga subsidi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Idah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok.

Berita Terkait:  Stok dan Harga Bahan Pokok Dipastikan Aman, Forkopimda Imbau Warga Tak Perlu Khawatir

Wagub Idah Syahidah mengenang kunjungannya ke Biluhu saat masa kampanye bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada 2024.

Menurutnya, kembali hadir di lokasi yang sama menjadi momentum untuk menepati komitmen menghadirkan program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Berita Terkait:  Ini Dua Poin Penting yang Ditekankan Gubernur Gusnar Terhadap Pelaksanaan APBD 2026

“Dulu kami pernah bertemu masyarakat di lapangan ini saat masa kampanye. Hari ini saya kembali hadir untuk membawa program pasar murah bersubsidi. Kami mohon maaf karena baru kali ini bisa berkunjung dan melaksanakan kegiatan ini di Biluhu,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat diberikan keleluasaan dalam berbelanja sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Berita Terkait:  Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo Komit Implementasikan Hasil Rakornas

Warga tidak diwajibkan membeli seluruh komoditas yang tersedia dalam paket subsidi, melainkan dapat memilih bahan pokok yang paling dibutuhkan.

“Kalau dananya terbatas, tidak perlu membeli semua komoditas. Masyarakat bisa menyesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga, misalnya hanya membeli beras, minyak goreng, atau gula pasir,” jelas Wagub Idah Syahidah.

Berita Terkait:  Sekdaprov Jelaskan Pentingnya Penguatan Kemampuan ASN Terhadap Birokrasi

Sementara itu, Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Faisal Lamaraka, mengatakan bahwa pasar murah bersubsidi merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan laju inflasi.

Program ini juga menjadi bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

Berita Terkait:  Dugaan Korupsi Command Center: Staf Ahli Gubernur Gorontalo Jadi Tersangka Keempat

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan berbagai komoditas penting, antara lain beras 5 kilogram seharga Rp25 ribu,

minyak goreng Rp10 ribu per liter, cabai rawit Rp10 ribu per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10 ribu per 0,5 kilogram,

Berita Terkait:  Idah Syahidah dan Program MBG: Politik yang Turun ke Meja Makan Anak Sekolah

gula pasir Rp10 ribu per kilogram, telur ayam Rp10 ribu per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20 ribu per ekor.

Jika dihitung berdasarkan harga pasar, seluruh komoditas tersebut bernilai sekitar Rp265 ribu.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar dan RG Sepakat Perkuat Kolaborasi Dorong Kemajuan Ekonomi

Namun melalui subsidi yang diberikan Pemerintah Provinsi Gorontalo, masyarakat dapat memperolehnya hanya dengan Rp95 ribu.

Program pasar murah bersubsidi terus menjadi salah satu andalan Pemerintah Provinsi Gorontalo 

Berita Terkait:  Sidang Sinode XX GPIG Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda

dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang masih berfluktuasi.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap beban pengeluaran rumah tangga dapat berkurang sekaligus menjaga kestabilan ekonomi daerah.(Rls) 

Berita Terkait:  Wagub Idah Tutup Turnamen Badminton Merebutkan Piala Menpora