Hargo.co.id, GORONTALO – Kepedulian aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Kamis (20/8/2026), donasi yang dihimpun melalui Pemkot Gorontalo telah mencapai Rp108 juta.
Dari total tersebut, Rp76 juta telah disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Sementara sekitar Rp32 juta lainnya masih dalam proses penyaluran.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, mengatakan dana yang telah disalurkan merupakan hasil pengumpulan donasi hingga Rabu (19/8/2026).
“Yang sudah kami salurkan Rp76 juta. Itu yang terkumpul hingga kemarin, Rabu (19/8/2026). Sementara yang belum tersalurkan sekitar Rp32 juta,” ujar Hendry Ticoalu.
Ia menjelaskan, sebagian besar dana tersebut berasal dari ASN di lingkungan Pemkot Gorontalo.
Penggalangan donasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas ajakan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Adhan Dambea mengajak jajaran ASN menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah di NTT.
Ajakan itu kemudian diterjemahkan dalam bentuk donasi sebesar Rp2.000 dari setiap ASN melalui Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Pak Wali Kota menginstruksikan agar seluruh ASN menyisihkan Rp2.000 per ASN dari TPP yang diterima untuk disumbangkan kepada korban bencana NTT,” jelas Hendry Ticoalu.
Gerakan tersebut tidak hanya mendapat respons dari ASN. Sejumlah pihak turut menyalurkan bantuan melalui Pemkot Gorontalo untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Hendry mengapresiasi seluruh ASN dan pihak lainnya yang telah mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, dukungan yang terus mengalir menjadi bukti kuatnya semangat solidaritas dan gotong royong masyarakat Gorontalo terhadap sesama, meski berada di daerah yang berbeda.
“Ini menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong kita untuk membantu saudara-saudara yang sedang mengalami bencana,” katanya.
Hendry juga memastikan donasi yang masuk setelah proses penyaluran sebelumnya akan tetap dihimpun dan disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia optimistis jumlah bantuan tersebut masih akan bertambah seiring dengan terus bergeraknya partisipasi ASN maupun pihak lainnya.
“Kami yakin donasi ini masih akan terus bertambah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan pihak-pihak yang sudah ikut membantu,” pungkasnya.(Adv)












