Metropolis

Bejat! Oknum Abang Bentor di Kota Gorontalo Perkosa Gadis di Gedung Terbengkalai

×

Bejat! Oknum Abang Bentor di Kota Gorontalo Perkosa Gadis di Gedung Terbengkalai

Share this article
Bejat! Oknum Abang Bentor di Kota Gorontalo Perkosa Gadis di Gedung Terbengkalai
Pelaku kekerasan seksual dan merampok hp korban di amanka di Polresta Gorontalo Kota. (Foto: Natharahman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang pengemudi bentor berinisial DA (36) kembali berurusan dengan hukum.

Berita Terkait:  Layanan SIM Keliling Polda Gorontalo Kini Hadir di Telaga

Pria asal Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, yang diketahui merupakan residivis kasus pencabulan itu kini ditahan polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual disertai perampasan telepon genggam terhadap seorang gadis di bawah umur.

DA bahkan harus dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki kirinya karena berusaha melarikan diri saat hendak diamankan petugas.

Berita Terkait:  Satu Rumah di Randangan Dilalap Si Jago Merah

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Akmal Novian Reza, mengatakan tersangka kini telah menjalani penahanan di Mapolresta Gorontalo Kota untuk kepentingan penyidikan.

“Saat ini tersangka telah kami amankan dan menjalani penahanan di Polresta Gorontalo Kota untuk proses hukum,” kata Akmal saat konferensi pers, Rabu (26/8/2026).

Berita Terkait:  Satu Rumah di Desa Tinelo Ayula Dilalap Jago Merah

Kasus tersebut terjadi pada Ahad (16/8/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu, korban bersama kekasihnya menggunakan jasa bentor yang dikendarai DA dari kawasan Tugu Patung Langga.

DA menyanggupi mengantar keduanya menuju wilayah Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo dengan ongkos Rp50 ribu. Namun, perjalanan berubah setelah DA menurunkan kekasih korban.

Berita Terkait:  Bawa Ganja, Oknum Honorer Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Diringkus Polisi

Sebelumnya, DA sempat terlibat cekcok dengan kekasihnya hingga perempuan tersebut diturunkan di tengah perjalanan. Kondisi itu membuat korban akhirnya berada seorang diri bersama DA.

Kesempatan tersebut diduga dimanfaatkan tersangka untuk membawa korban berputar-putar hingga akhirnya berhenti di sebuah bangunan terbengkalai tiga lantai di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya.

Berita Terkait:  Rumah Kontrakan di Dulalowo Hangus Terbakar, Penghuni Nyaris Tewas Terpanggang

Di lokasi tersebut, korban diduga dipaksa masuk ke dalam bangunan. Saat korban melakukan perlawanan, DA mengeluarkan pisau dan mengancamnya.

Di bawah ancaman senjata tajam, korban kemudian dibawa ke lantai dua dan diduga menjadi korban pemerkosaan.

Berita Terkait:  PETI Pohuwato Dibabat Polisi: Tiga Excavator Diamankan, Operator Kabur ke Hutan

Setelah kejadian itu, DA kembali membawa korban menggunakan bentor menuju Kelurahan Wongkaditi Timur. Di lokasi tersebut, korban diperintahkan turun.

Belum berhenti di situ, tersangka kembali mengacungkan pisau dan merampas telepon genggam milik korban. Setelah mendapatkan barang tersebut, DA kemudian meninggalkan korban dan melarikan diri.

Berita Terkait:  Kapolsek Tilongkabila: Tak Ada Anggota Bekingi Peredaran Miras

Laporan korban menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi dan memburu tersangka hingga DA diamankan.

Namun, saat hendak ditangkap, tersangka berusaha kabur. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kiri DA.

Berita Terkait:  Pengadilan Negeri Tolak Praperadilan Hamim Pou

Akmal menegaskan, tersangka saat ini telah ditahan dan proses hukum terhadap kasus tersebut masih berjalan.

“Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan,” pungkasnya. (Tha) 

Berita Terkait:  Sidang Perdana Kasus PETI Saripi Digelar, 10 Terdakwa Akui Dakwaan Jaksa