Legislatif

DPRD Kabgor Surati Bupati, Minta Sekda Dinonaktifkan

×

DPRD Kabgor Surati Bupati, Minta Sekda Dinonaktifkan

Share this article
DPRD Kabgor Surati Bupati, Minta Sekda Dinonaktifkan
Ketua DPRD dan sejumlah Aleg saat melakukan konfrensi pers mendesak Bupati Gorontalo menonaktifkan Sekda.

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Kabupaten Gorontalo resmi menyurati Bupati Gorontalo untuk meminta penonaktifan Sugondo Makmur dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Gelar Rapat Evaluasi Internal Kelembagaan

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Zulfikar Usira dalam konferensi pers yang turut dihadiri Wakil Ketua Awaludin Pauweni, para ketua fraksi, serta anggota DPRD di ruang rapat paripurna, Rabu (5/11/2025).

Zulfikar menjelaskan, rekomendasi itu merupakan hasil rapat pimpinan DPRD bersama fraksi dan anggota dewan yang mempertimbangkan pelaksanaan tugas serta tanggung jawab Sekda, sekaligus memperhatikan dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah yang menuntut optimalisasi kinerja aparatur.

Berita Terkait:  Dheninda Chaerunnisa, Aleg DPRD Gorut Termuda Punya Cita-cita jadi Bupati

“Maka DPRD menyampaikan rekomendasi bahwa berdasarkan hasil pembahasan dan penelaahan terhadap laporan pelaksanaan tugas sekretaris daerah,

ditemukan perlu langkah evaluasi untuk menjamin kelancaran roda pemerintahan daerah,” jelas Zulfikar Usira.

Berita Terkait:  Zulfikar Usira: Tumbilotohe Wujud Akulturasi Adat dan Agama

Lebih lanjut, Zulfikar Usira menyebut bahwa demi penataan dan pembinaan aparatur, DPRD merekomendasikan agar Sekda Kabupaten Gorontalo dinonaktifkan sementara.

“Dengan langkah penonaktifan tersebut dipandang perlu untuk menjaga konduktifitas, efektifitas dan integritas penyelenggaraan pemerintah Kabupaten Gorontalo,” ujar Zulfikar.

Berita Terkait:  Aleg Pastikan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu

Zulfikar menegaskan, DPRD berharap Bupati Gorontalo segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

“Sehubungan dengan hal tersebut, DPRD merekomendasikan kepada bupati Kabupaten Gorontalo

Berita Terkait:  Penanganan Kasus Kanal Tanggidaa, Pemprov Diingatkan Tak Buat Kegiatan yang Dapat Merusak Babuk

untuk menindaklanjuti penonaktifan sekretaris daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku,” kata Zulfikar.

Ia juga mengungkapkan bahwa rekomendasi itu ditandatangani oleh mayoritas anggota DPRD,

Berita Terkait:  Tarif Pasien Umum RS Dunda Minta Dikaji Ulang

yakni 32 dari total 40 anggota, sementara delapan lainnya menolak menandatangani.

“Yang menandatangani rekomendasi ini dari 40, 32 orang menandatangani, 8 orang tidak menandatangani. 8 orang itu fraksi utuh 6 nasdem 6 orang, kemudian PKS 1 orang, PKB 1 orang,” tandas Zulfikar.(Deice) 

Berita Terkait:  Curhat di Reses Ketua Fraksi PKB, Warga: Rp 13 M Proyek Bendung Taluditi Tak Berguna