Legislatif

Gaji Aleg Terlambat, Begini Penjelasan Sekwan Gorut

×

Gaji Aleg Terlambat, Begini Penjelasan Sekwan Gorut

Sebarkan artikel ini
Gaji ASN Bone Bone Bolango Periode Januari Mulai Dibayarkan. Keterlambatan Gaji Aleg, Begini Penjelasan Sekwan Gorut.
Ilustrasi gaji. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah menunggu hampir dua pekan, gaji para anggota legislatif Gorontalo Utara (Gorut) diperkirakan akan masuk ke rekening besok, Kamis (11/1/2024).

Berita Terkait:  Ranperda BMD Diusulkan, Aryati: Banyak yang Perlu Dilengkapi

Perihal keterlambatan gaji ini dibenarkan oleh Wakil Ketua 1, DPRD Gorut, Roni Imran. Dirinya mengatakan, sampai saat ini gaji mereka memang belum masuk rekening.

“Mungkin masih ada proses administrasi yang harus disesuaikan atau kendala lainnya,” kata Roni Imran saat dihubungi awak media.

Berita Terkait:  Ketua DPRD Kabgor Hadiri Pendistribusian Logistik Pilkada

Beberapa yang sempat dihubungi awak media ini, mengaku cukup heran dengan kondisi yang terjadi saat.

Menurut mereka, keterlambatan gaji hingga dua pekan seperti sekarang ini tidak biasanya terjadi. Meski begitu, mereka mengaku tetap sabar menunggu.

Berita Terkait:  Perbaikan Jalan Duhiadaa-Randangan, Nirwan Minta Direalisasikan 2024

“Mungkin ada kendala atau penyesuaian administrasi yang harus dilakukan” kata mereka.

Sementara itu, Sekertaris Dewan (Sekwan) Gorut, Fahrudin Lasulika menjelaskan, keterlambatan pembayaran gaji itu dialami juga oleh para ASN di lingkungan DPRD Gorontalo Utara.

Berita Terkait:  Waktu Makin Mepet, Pemkab Gorut Diminta Segera Masukan Draft APBD-P

“Iya, memang saat ini ada keterlambatan pembayaran gaji, tidak hanya gaji para aleg, gaji kami juga para ASN mengalami keterlambatan,” kata Fahrudin.

Ia menjelaskan, keterlambatan tersebut bukan karena faktor kesengajaan. Saat ini, kata dia, ada sistem administrasi yang harus disesuaikan dengan pemerintah pusat.
Berita Terkait:  Zulfikar: Tangani Persoalan Daerah Harus dengan Solusi Konkret

“Tahun ini ada perubahan sistem pada SIPD dari pusat. Sehingga kami di daerah harus juga menyesuaikan dengan sistem tersebut,” terangnya.

Fahrudin mengungkapkan, pihaknya sejak kantor aktif awal tahun langsung melakukan penyesuaian termasuk pengimputan administrasi lainnya yang kesemuanya telah disesuaikan dengan sistem aplikasi yang baru tersebut.

Berita Terkait:  Tingkatkan PAD, Tahun Ini Pajak Retribusi dan Daerah Mulai Diberlakukan

“Memang memakan waktu yang cukup lama, karena di Sekertariat Dewan, selain mengurus para anggota DPRD, kami juga melakukan penyesuaian dengan staf ASN lainnya,” katanya.

“Jadi memang lumayan banyak yang dikerjakan, apalagi dari sisi program dan lainnya,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Aliansi Mahasiswa Gelar Demo di DPRD, Terkait Dugaan Pungli di Desa Polohungo

Pada dasarnya kata Sekwan Gorut tersebut, keterlambatan bukan karena kesengsaraan maupun persoalan anggaran. Anggaran untuk gaji telah tersedia.

“Alhamdulillah, saat ini gaji para aleg itu telah selesai dilakukan pengimputan, dan posisinya telah berada di keuangan daerah dan tinggal menunggu proses,” kata Fahrudin.

Berita Terkait:  Hubungan Legislatif dan Eksekutif Dinilai Harmonis, Hardi Apresiasi Kinerja Marten Taha

“Mudah-mudahan besok sudah terbit SP2D, dan sudah masuk di rekening masing-masing” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius M. BudimanĀ 

Berita Terkait:  Jelang PENAS KTNA, DPRD Kabgor Minta Layanan Air Bersih Dimaksimalkan