Kota Gorontalo

Kritikan HMI Kelangkaan LPG 3 Kg Salah Alamat, Syawal Perlu Banyak Belajar

×

Kritikan HMI Kelangkaan LPG 3 Kg Salah Alamat, Syawal Perlu Banyak Belajar

Share this article
Kritikan HMI Kelangkaan LPG 3 Kg Salah Alamat, Syawal Perlu Banyak Belajar
Hadi Sutrisno, Jubir Wali Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kritik yang dilontarkan HMI Cabang Gorontalo terkait kelangkaan tabung Gas LPG 3 kilogram menjelang Ramadan mendapat tanggapan tegas dari Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Hadi Sutrisno Daud.

Berita Terkait:  Disparpora Kota Gorontalo Terbitkan Surat Edaran Ketentuan Pelaksanaan Tumbilotohe 2025, Ini Isinya

Sebelumnya, HMI Cabang Gorontalo melalui Kabid PTKP, Syawal Hamjati, mengkritik Wali Kota Gorontalo atas kelangkaan LPG 3 Kg yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Syawal menyebut gas elpiji merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Berita Terkait:  Kota Gorontalo Ukir Sejarah, Raih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lima Kali Tanpa Jeda

Namun, Hadi membantah kritik tersebut dan menilai pernyataan itu tidak tepat sasaran.

Menurutnya, pengaturan stok dan distribusi LPG bukan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, melainkan kewenangan pemerintah pusat melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Berita Terkait:  Persiapan Event AIR Fun Run Kian Dimatangkan, Mulai dari Koordinasi Sponsor Hingga Seleksi UMKM

“Pengaturan stok dan distribusi Gas LPG bukan kewenangan pemerintah daerah, tetapi kewenangan pemerintah pusat,” tegas Hadi.

Ia bahkan berseloroh menanggapi kritik tersebut. “Nampaknya anak HMI yang satu ini harus banyak belajar lagi,” ujarnya.

Berita Terkait:  Treasury Award, Pemkot Gorontalo Bawa Pulang Dua Penghargaan

Hadi menambahkan, termasuk izin pendirian pangkalan gas, bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fenomena kelangkaan LPG 3 Kg menjelang Ramadan bukan hanya terjadi di Kota Gorontalo, tetapi hampir di berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait:  Dana Hibah Pilkada di Kota Gorontalo Sudah Terealisasi 100 Persen

“Syawal harus tahu bahwa kelangkaan Gas LPG 3 Kg bukan hanya di Kota Gorontalo,

tetapi terjadi di semua daerah dan selalu menjadi fenomena jelang Ramadan,” katanya.

Berita Terkait:  Tanpa Koordinasi Pemkot, Pemilihan Ketua KADIN Kota Gorontalo Tuai Sorotan

Hadi juga menyinggung soal tanggung jawab pemerintahan dalam konteks distribusi energi bersubsidi.

Jika pemerintah daerah dituntut ikut memperjuangkan kestabilan stok LPG bagi masyarakat miskin,

Berita Terkait:  Serangan Isu Soal Sampah, Pemkot Gorontalo Balas dengan Data dan Program Nyata

menurutnya, peran yang lebih besar berada pada pemerintah pusat yang diwakili gubernur di daerah.

“Kalau tuntutannya pemerintah daerah harus ikut andil memperjuangkan kestabilan stok Gas LPG untuk rakyat miskin, maka yang lebih bertanggung jawab adalah Gubernur selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah,” ujarnya.

Berita Terkait:  Bukan Pom Bensin, Adhan Pilih Bangun dan Perbanyak Masjid

“Jadi kritik Syawal seharusnya ditujukan kepada Gubernur, bukan Wali Kota,” tutup Hadi.(Rls)