Kota Gorontalo

Kritikan HMI Kelangkaan LPG 3 Kg Salah Alamat, Syawal Perlu Banyak Belajar

×

Kritikan HMI Kelangkaan LPG 3 Kg Salah Alamat, Syawal Perlu Banyak Belajar

Share this article
Dianggap Asal Bunyi, Jubir Wali Kota Gorontalo 'Semprot' Seorang Komisaris BSG - Kritikan HMI Kelangkaan LPG 3 Kg Salah Alamat, Syawal Perlu Banyak Belajar
Hadi Sutrisno, Jubir Wali Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kritik yang dilontarkan HMI Cabang Gorontalo terkait kelangkaan tabung Gas LPG 3 kilogram menjelang Ramadan mendapat tanggapan tegas dari Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Hadi Sutrisno Daud.

Berita Terkait:  Pengendalian Inflasi, Pemkot Gorontalo Terbaik ke II di Kawasan Sulawesi

Sebelumnya, HMI Cabang Gorontalo melalui Kabid PTKP, Syawal Hamjati, mengkritik Wali Kota Gorontalo atas kelangkaan LPG 3 Kg yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Syawal menyebut gas elpiji merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Berita Terkait:  Pengawasan Beras Bantuan Diperketat, Pemkot Gorontalo Sasar Penerima Tepat

Namun, Hadi membantah kritik tersebut dan menilai pernyataan itu tidak tepat sasaran.

Menurutnya, pengaturan stok dan distribusi LPG bukan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, melainkan kewenangan pemerintah pusat melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Berita Terkait:  Bulan Mei, Kota Gorontalo Alami Deflasi Sebesar 0,7 Persen

“Pengaturan stok dan distribusi Gas LPG bukan kewenangan pemerintah daerah, tetapi kewenangan pemerintah pusat,” tegas Hadi.

Ia bahkan berseloroh menanggapi kritik tersebut. “Nampaknya anak HMI yang satu ini harus banyak belajar lagi,” ujarnya.

Berita Terkait:  Banjir Belum Surut, Pemkot Gorontalo Terus Distribusi Bantuan untuk Warga Terdampak

Hadi menambahkan, termasuk izin pendirian pangkalan gas, bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fenomena kelangkaan LPG 3 Kg menjelang Ramadan bukan hanya terjadi di Kota Gorontalo, tetapi hampir di berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait:  Adhan Warning ASN Selingkuh yang Sudah Nikah Siri, Sanksinya Turun Pangkat Hingga Pemecatan

“Syawal harus tahu bahwa kelangkaan Gas LPG 3 Kg bukan hanya di Kota Gorontalo,

tetapi terjadi di semua daerah dan selalu menjadi fenomena jelang Ramadan,” katanya.

Berita Terkait:  Ditemukan Miras, Sky Billiard Ditutup Sementara oleh Satpol PP

Hadi juga menyinggung soal tanggung jawab pemerintahan dalam konteks distribusi energi bersubsidi.

Jika pemerintah daerah dituntut ikut memperjuangkan kestabilan stok LPG bagi masyarakat miskin,

Berita Terkait:  Komitmen Adhan Berbuah Prestasi, Kota Gorontalo Tembus 10 Besar Kota Paling Aman Nasional

menurutnya, peran yang lebih besar berada pada pemerintah pusat yang diwakili gubernur di daerah.

“Kalau tuntutannya pemerintah daerah harus ikut andil memperjuangkan kestabilan stok Gas LPG untuk rakyat miskin, maka yang lebih bertanggung jawab adalah Gubernur selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah,” ujarnya.

Berita Terkait:  Wawali Indra Tekankan Standar Gizi dan Higienitas Program SPPG

“Jadi kritik Syawal seharusnya ditujukan kepada Gubernur, bukan Wali Kota,” tutup Hadi.(Rls)