HeadlineMetropolis

Lagi, Bunuh Diri Terjadi di Gorontalo, Kali Ini di Kabupaten Boalemo

×

Lagi, Bunuh Diri Terjadi di Gorontalo, Kali Ini di Kabupaten Boalemo

Share this article
Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri (Realitasonline.id/ Thinkstock)
Informasi dalam artikel ini jangan jadikan inspirasi untuk melakukan hal yang serupa.
Jika anda mengalami gejala depresi, mengakhiri hidup bukanlah solusi yang tepat.
Datangi psikolog, psikiater atau pihak-pihak yang dapat membantu anda menyelesaikan persoalan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Belum genap 24 jam aksi gantung diri yang terjadi di Desa Mamungaa Timur, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango dan di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Kini, kejadian yang sama terjadi di Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Rabu (26/7/2023) pagi.

Berita Terkait:  DPO Kasus Cabul di Gorut, Ditangkap Resmob Saronde di Ampana

Informasi yang berhasil dirangkum, korbannya berinisial RK alias Riton. Dia ditemukan tewas oleh pihak keluarga.

“Rinton Kutei namanya pak. Dia sudah berkeluarga,” tulis Nuryati dalam pesan singkat aplikasi Facebook.

Berita Terkait:  Ratusan Warga Tilango Nikmati BLP3G, Syamsul: Terima Kasih Pak Gubernur

Peristiwa tersebut menghebohkan warga setempat. Dari beberapa siaran langsung melalui aplikasi Facebook, warga berduyun-duyun mendatangi kediaman dari RK yang terletak di Dusun Batu Potong,

Terlihat pula pada live Facebook, sejumlah polisi telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi. Guna mempercepat proses penyelidikan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi mengelilingi kediaman RK.

Berita Terkait:  Lagi, Polsek Atinggola Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus, Kali Ini Jumlahnya Capai 1,5 Ton

Hingga berita ini dilansir, awak media masih mencari tau motif dari peristiwa tersebut.

Insiden bunuh diri dengan korban RK ini menambah deretan kasus bunuh diri di Gorontalo. Tercatat sejak Januari 2023, sudah 24 kasus gantung terjadi di Provinsi yang berjuluk Serambi Madinah ini.(*) 

Berita Terkait:  Hendra Hemeto Mendadak Tinggalkan Sidang Paripurna di DPRD, Kenapa?

Penulis: Rendi Wardani Fathan