Kota Gorontalo

Orang Tua Pemenang Lomba Hafidz dan Da’i Cilik: Terima Kasih Pak Wali

×

Orang Tua Pemenang Lomba Hafidz dan Da’i Cilik: Terima Kasih Pak Wali

Sebarkan artikel ini
Orang Tua Pemenang Lomba Hafidz dan Da'i Cilik_ Terima Kasih Pak Wali
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika melakukan foto bersama dengan para pemenang lomba da'i cilik, hafidz dan mewarnai sketsa masjid, Ahad (9/3/2025). (Foto: Prokopim)

Hargo.co.id, GORONTALO – Orang tua pemenang lomba hafidz dan da’i cilik yang diselenggarakan Citimall Gorontalo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Kembali Diminta Jadi Pembicara di ASEAN Mayors Forum, Apa Sih Hebatnya Marten?

Ungkapan terima kasih yang dituliskan orang tua dari salah seorang pemenang lomba melalui media sosialnya itu, merupakan bentuk syukur atas perhatian Adhan Dambea terhadap kegiatan-kegiatan religius yang mulai dia tumbuhkan kembali di ibu kota Provinsi Gorontalo ini.

Perhatian itu, bisa dilihat dari bonus tambahan yang diberikan Adhan kepada para pemenang lomba da’i cilik dan hafidz pada acara penutupan, Ahad (9/3/2025).

Berita Terkait:  Usai Upacara 17 Agustus, Pasar Sentral Mulai Dioperasikan

“Terima kasih Pak Wali Kota, bonusnya masya Allah,” tulis salah satu orang tua dari pemenang lomba diakun media sosialnya.

Pada kegiatan itu sendiri, Adhan mengatakan, kegiatan religi atau keagamaan bagi anak-anak sangatlah penting. Ya, kata dia, anak-anak harus didorong untuk menjadi religius. Tidak terkecuali orang tua.

Berita Terkait:  Dipanggil Kejati Bersaksi Dugaan Korupsi Dana Pokir di KONI, Adhan Siap Beberkan yang Ia Ketahui

“Kalau ilmu (Pengetahuan) umum, belajar komputer tidak lama pasti mereka kuasai. Satu tahun pasti anak-anak paham. Tapi, kegiatan keagamaan perlu kita bina dan dorong mereka (Anak-anak) secara berkelanjutan, ” tutur Adhan sembari menambahkan, ilmu agama dapat memberantas pengaruh buruk dunia digital.

Mendorong anak-anak untuk belajar agama, Adhan sudah memberikan contoh. Ya, cucunya semua diwajibkan mengenyam ilmu agama.

Berita Terkait:  Polemik Izin Valerio, Satpol PP: Pub Sudah Ditutup, Karaoke Berizin Pusat

“Cucu saya ada lima. Semua belajar agama. Yang pertama dari SD sampai dengan SMA di sekolah agama terus. SD di MIM unggulan, SMP di MTS yang ada di Molosipat, kemudian saat masuk SMA, dia minta masuk SMA 3. Tapi, saya tidak kasih izin, saya suruh masuk MAN Model,” ujar sosok yang pernah duduk di DPRD Provinsi Gorontalo itu.

Dalam kesempatan itu, Adhan juga mengimbau untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan religi, khususnya di bulan suci Ramadan.

Berita Terkait:  Marten Taha: Operasi Jantung Sudah Bisa di Kota Gorontalo

“Citimall Gorontalo perlu dicontohi perusahaan swasta lain,” pungkasnya.(adv)