Hargo.co.id, GORONTALO – Persiapan pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo di kawasan Eks Terminal Andalas terus dikebut. Penataan lahan kini memasuki tahap akhir sebelum lokasi sepenuhnya disiapkan untuk pekerjaan konstruksi.
Sejumlah bangunan dan pepohonan yang masih berada di kawasan tersebut segera dibersihkan. Pemkot Gorontalo menargetkan proses penataan lahan rampung sehingga tahapan pembangunan dapat dilanjutkan sesuai rencana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novie Silangen, mengatakan pekerjaan yang tersisa saat ini relatif kecil.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea bersama Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Nuryanto meninjau langsung lokasi pembangunan, Kamis (1/10/2026).
Menurut Meidy, pemagaran kawasan telah dilakukan secara mandiri oleh tim kelurahan. Selanjutnya, fokus diarahkan pada penyelesaian pagar, pembersihan lahan, serta pembongkaran bangunan yang lahannya telah diselesaikan pembayarannya.
“Tinggal sedikit saja bagian yang harus dilakukan dan pembersihan beberapa bangunan yang sebenarnya sudah dibayarkan tapi belum dibongkar,” ujar Meidy.
Untuk mempercepat proses tersebut, pembongkaran sejumlah bangunan dijadwalkan dimulai Jumat (2/10/2026) pagi.
Meidy menyebut perintah pembongkaran telah disampaikan langsung oleh Wali Kota Adhan Dambea sebagai bagian dari percepatan penyiapan lokasi pembangunan.
“Besok pagi jam tujuh perintah Pak Wali untuk pembongkaran bangunan ini,” katanya.
Selain bangunan, pembersihan juga akan menyasar sejumlah pepohonan yang masih tersisa di kawasan Eks Terminal Andalas.
Penataan tersebut dilakukan untuk memastikan lahan berada dalam kondisi siap sebelum memasuki tahapan pembangunan fisik.
“Dan juga ada pohon-pohon yang belum ini. Sisa-sisa pohon yang harus kita benahi untuk persiapan pelaksanaan,” jelasnya.
Sejalan dengan penataan fisik lahan, proses perencanaan teknis pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo juga mulai berjalan.
Meidy memastikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) telah dilakukan. Dokumen tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Tahapan penyusunan DED diawali dengan pengumpulan data yang kemudian menjadi dasar penyusunan laporan antara sebelum seluruh dokumen perencanaan teknis diselesaikan.
Dengan progres penataan lahan dan penyusunan DED tersebut, Pemkot Gorontalo optimistis pembangunan Kantor Wali Kota dapat mulai direalisasikan pada 2027.
“Insyaallah pembangunan optimis tahun depan karena DED sudah sementara berjalan, sudah dilakukan,” ungkap Meidy.(Adv)












