Metropolis

Polres Boalemo Klarifikasi Isu Penolakan Laporan PETI, Pelapor Tempuh Jalur Propam

×

Polres Boalemo Klarifikasi Isu Penolakan Laporan PETI, Pelapor Tempuh Jalur Propam

Share this article
Polres Boalemo Klarifikasi Isu Penolakan Laporan PETI, Pelapor Tempuh Jalur Propam
Rivandi, pelapor PETI di Hutan Sapa.

Hargo.co.id, GORONTALO – Isu dugaan penolakan laporan warga terkait aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Hutan Sapa memicu polemik di tengah masyarakat.

Berita Terkait:  Seorang SPG Nekat Akhiri Hidup dengan Membakar Diri

Menanggapi kabar tersebut, Polres Boalemo memberikan klarifikasi resmi yang dimuat salah satu media online lokal, Rabu (18/2/2026).

Melalui pernyataannya, Polres Boalemo menegaskan tidak pernah menolak laporan masyarakat. Setiap aduan, menurut pihak kepolisian, tetap diterima dengan catatan harus dilengkapi data dan informasi yang jelas agar dapat diproses sesuai prosedur.

Berita Terkait:  Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan dengan Sajam di Pasar Sentral

Kepolisian menyebut, permintaan kelengkapan administrasi merupakan bagian dari mekanisme standar guna memastikan laporan memiliki dasar yang cukup untuk ditindaklanjuti.

Jika unsur pelanggaran hukum terpenuhi, pihaknya menyatakan siap melakukan proses lebih lanjut. Masyarakat pun diimbau menyampaikan laporan secara lengkap dan akurat.

Berita Terkait:  Lakukan Penganiayaan Pakai Pistol Mainan, Tiga Warga Gorontalo Dibekuk Polisi

Di sisi lain, pelapor menyatakan menghormati klarifikasi tersebut.

Namun, karena laporannya belum dapat diproses sebagaimana yang diharapkan, ia berencana membawa persoalan itu ke Propam Polda Gorontalo sebagai bentuk keberatan atas sikap aparat yang dinilai tidak profesional.

Berita Terkait:  Demo di IAIN: Rektor Didesak Usut Kematian Mahasiswa saat Pengkaderan

Rivandi menegaskan, langkah tersebut diambil setelah upayanya melaporkan dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Hutan Sapa tidak diterima.

Ia berpendapat, laporan masyarakat seharusnya dicatat terlebih dahulu sebagai dasar penyelidikan, bukan terkendala alasan administratif.

Berita Terkait:  Mahasiswi yang Nekat Gadaikan Laptop Rekannya: Hanya untuk Foya-foya

“Saya akan melaporkan tindakan penolakan laporan ini ke Propam Polda Gorontalo. Ini bukan soal pribadi, tapi soal hak masyarakat untuk melapor dan mendapatkan perlindungan hukum,” ujar Rivandi.

Ia menilai, dugaan penolakan laporan berpotensi mencederai prinsip pelayanan publik dan transparansi penegakan hukum, khususnya dalam penanganan kasus pertambangan ilegal.

Berita Terkait:  Seorang Warga Leato Selatan Dibekuk Polisi Lantaran Judi Togel

Lebih lanjut, Rivandi mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam aliansi telah menggelar rapat konsolidasi.

Pertemuan tersebut menyepakati langkah lanjutan untuk mendorong penanganan kasus tambang ilegal di kawasan Sapa secara serius dan terbuka.

Berita Terkait:  Polisi Kembali Ungkap Kasus Judi Online, Pelakunya Seorang Warga Bone Bolango

“Kami akan terus mengawal agar kasus tambang ilegal di Sapa benar-benar ditindaklanjuti secara transparan,” tegasnya.

Pelaporan ke Propam Polda Gorontalo, menurutnya, menjadi bagian dari upaya meminta pengawasan internal atas dugaan ketidakprofesionalan aparat dalam menerima laporan masyarakat. (Mg-08) 

Berita Terkait:  Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Kota Gorontalo, 11 Orang Ditetapkan Tersangka