HeadlineMetropolis

Rumah Sakit MM Dunda Limboto Nyaris Terbakar

×

Rumah Sakit MM Dunda Limboto Nyaris Terbakar

Share this article
Nyaris Terbakar
Lahan kosong yang terbakar, yang nyaris membuat gedung RS MM. Dunda Limboto terbakar. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Rumah Sakit (RS) MM Dunda Limboto yang terletak di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, nyaris terbakar, Senin (7/8/2023) siang.

Berita Terkait:  Tanah Longsor Putuskan Akses Penghubung Dua Kecamatan di Boalemo

Informasi yang berhasil dihimpun awak media, Fasilitas Kesehatan (Faskes) milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo nyaris terbakar karena adanya kebakaran lahan kosong yang berada di bagian belakang ruang nifas.

Cuaca yang panas dan tiupan angin yang begitu kencang, membuat api cepat membesar. Beruntung, berkat kesigapan warga setempat yang melakukan upaya pemadaman, api tak merembes ke gedung RS MM. Dunda Limboto.

Berita Terkait:  Terpilih Secara Aklamasi, Eduart Wolok Kembali Nakhodai UNG

Menurut salah satu saksi mata, kebakaran lahan kosong dipicu puntung rokok yang masih menyala.

“Yang pasti tiba-tiba saja api sudah membesar dilahan tersebut, tapi tidak tahu apakah ada yang membakar lahan atau membuang rokok disitu,” ungkap Amel salah seorang saksi mata.

Berita Terkait:  125 Anak Tengkes di Kabupaten Gorontalo Terima Makanan Tambahan

Wakil Direktur ll Ulfa Domili mengatakan lahan yang terbakar merupakan lahan milik warga yang kebetulan bersebelahan dengan ruang nifas dan ruang laundry Rumah sakit.

Sementara itu, Kepala unit damkar Farid Taha mengungkapkan, satu armada sudah dikerahkan membantu memadamkan api dan ditambah satu armada dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo.

Berita Terkait:  Akhirnya Warga Perum Wongkaditi Permai III Bisa Nikmati Jalan Mulus, Setelah 10 Tahun Berjibaku dengan Jalan Berlubang

“Alhamdulillah sudah bisa dipadamkan dan sekarang masih terus melakukan pembersihan,” tandas Farid.(*)

Penulis: DeiceĀ 

Berita Terkait:  Update Terkini Korban Longsor Tambang Suwawa Bertambah 21, Total jadi 93 Orang