HeadlineMetropolis

Seorang Warga Bone Bolango Tenggelam di Sungai Bone

×

Seorang Warga Bone Bolango Tenggelam di Sungai Bone

Share this article
Warga
Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Bone, Senin (28/8/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang Warga Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango tenggelam di Sungai Bone, sekitar jembatan Talumolo II, Kelurahan Botu, Kecamatam Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Seorang Gadis Dibawah Umur di Kota Gorontalo Jadi Korban Pencabulan Sang Paman

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Mahmud Saad Kiay Baderan, korban tenggelam bernama Iwan Ibrahim (40). Berdasarkan informasi yang diterima BPBD Kota Gorontalo, kata dia, Iwan Ibrahim tenggelam pada Ahad (27/8/2023) sore.

“Dia (Korban) tenggelam pada sore hari,” ucap Mahmud Kiay Saad Baderan, Senin (28/8/2023).

Berita Terkait:  Resmi! Marten Taha Gantikan Posisi Rustam Akili sebagai bakal Cawagub

Ia mengungkapkan, Iwan Ibrahim tenggelam saat menjala ikan di sungai tersebut.

“Awalnya dia menjala ikan di bagian sungai yang tidak dalam. Mungkin karena di lokasi itu korban tidak mendapatkan hasil, dia pun melintasi sungai sembari mencari lokasi yang banyak ikannya. Nah, saat melintas itu, korban terperosok di bagian sungai yang sangat dalam,” kata Mahmud menjelaskan.

Berita Terkait:  Perdatin Gorontalo Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Kepada Personil Damkar dan BPBD

Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Bone, Senin (28/8/2023). (Foto: Istimewa)

“Menurut teman korban yang saat itu menemaninya menjala ikan, dia panik dan tidak bisa berenang. Temannya juga sempat menolong, tapi tak berhasil,” imbuh Mahmud.

Lebih lanjut, mantan staf ahli wali kota itu, menambahkan, pihaknya bersama Badan Sar Nasional (Basarnas) Gorontalo, yang dibantu oleh warga masyarakat sekitar terus melakukan pencarian korban.

Berita Terkait:  Ditinggal Pergi Berobat ke Luar Kampung, Rumah Warga Desa Pelita Hijau Hangus Terbakar

“Proses pencarian awalnya fokus di lokasi tenggelam. Sekarang diperluas hingga 1 Kilometer,” pungkasnya.(*)

Penulis: Rendi Wardani Fathan 

Berita Terkait:  Penyebab Kecelakaan Pesawat SAM Air Mulai Diusut KNKT